18 Juni 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bupati Rita Tersandung 2 Kasus Korupsi Sekaligus


Bupati Rita Tersandung 2 Kasus Korupsi Sekaligus
Bupati Kukar Rita Widyasari. Dok Ekspos Kaltim

EKSPOSKALTIM.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rita Widyasari sebagai tersangka.

Rita dijerat dengan dua pasal sekaligus yakni terkait kasus dugaan gratifikasi dan suap.

‎Rita diduga menerima uang sekira Rp 12,9 miliar dari dua kasus dugaan korupsi tersebut. Pada kasus pertama, Bupati Kukar, Rita Widyasari diduga menerima uang suap dari Dirut PT SGP, Hery Susanto Gun sebesar Rp 6 miliar.

"HSG (‎Hery Susanto Gun) diduga memberikan uang sejumlah Rp 6 miliar kepada RIW (Rita Widyasari)," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan saat konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017).

Suap tersebut dimaksudkan untuk memuluskan pemberian izin lokasi untuk keperluan inti plasma Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Kupang Baru. Suap tersebut terjadi sekira Juli dan Agustus 2010.

Sedangkan kasus kedua, Ketua DPD Golkar Kalimantan Timur tersebut diduga secara bersama-sama dengan Komisaris PT MBB, Khairudin menerima gratifikasi sebesar 775 Dollar Amerika atau setara Rp6,975 miliar.

Dugaan gratifikasi tersebut berkaitan dengan pengurusan sejumlah proyek di Kutai Kartanegara dalam kurun waktu Rita menjabat ‎sebagai Bupati Kutai Kartanegara.

"Diduga menerima gratifikasi yang berhubungan ‎dengan jabatannya yaitu berupa uang sebesar USD775 ribu atau setara Rp6,975 miliar," pungkasnya.

Rita pun disangkakan melanggar dua pasal sekaligus.‎ Sebagai penerima suap Rita disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau 12 huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dalam UU 20/2001.

Sedangkan terkait penerimaan gratifikasi, Rita dan Khairudin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf B UU 31/1999 tentang Pemberantasan sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan Atas UU 31/1999 tentang pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sebagai pemberi suap Hery Susanto disangkakan melangar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001.

Reporter : Sumber: Okezone    Editor : Fariz Fadhillah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0