PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Ibu Menyusui Minum Obat, Sakit, dan Diet, Apakah Aman Untuk Bayi?

Home Berita Ibu Menyusui Minum Obat, ...

Busui boleh minum obat, boleh diet, boleh keramas? Ini panduan aman yang sering ditanyakan.


Ibu Menyusui Minum Obat, Sakit, dan Diet, Apakah Aman Untuk Bayi?
Seorang ibu menyusui bayi. Obat demam seperti paracetamol dan ibuprofen tergolong aman untuk busui dengan pengawasan dokter. (ist/Ilustrasi)

EKSPOSKALTIM, Kesehatan - Masa menyusui sering membuat ibu khawatir berlebihan.

Takut obat masuk ke ASI, takut membuat makanan bayi diare, hingga menahan lapar karena mitos harus makan banyak.

Padahal banyak anggapan tersebut tidak sesuai medis.

Berikut fakta yang paling sering dicari ibu menyusui (busui):

1. Obat Apa yang Aman Untuk Busui?

Prinsipnya: hampir semua obat masuk ke ASI dalam jumlah sangat kecil. Yang perlu diwaspadai adalah obat dengan dosis tinggi dan jangka panjang.

Aman dengan pengawasan dokter:

- Parasetamol untuk demam dan nyeri
- Ibuprofen (lebih aman daripada obat nyeri lain karena cepat keluar dari tubuh)
- Amoksisilin dan golongan antibiotik penisilin
- Obat flu tanpa pseudoefedrin dosis tinggi
- Vitamin dan suplemen zat besi

tanpa konsultasi:

- Aspirin dosis tinggi, obat tidur, obat anti cemas golongan benzodiazepine
- Obat diet, jamu pelangsing yang tidak jelas komposisinya
- Antihistamin generasi pertama yang membuat sangat ngantuk (CTM) karena bisa mengurangi produksi ASI dan membuat bayi ngantuk.

Selalu beri jarak menyusui 2-3 jam setelah minum obat dan konsultasikan ke dokter.

2. Bolehkah Busui Diet dan Olahraga?

Boleh. Menyusui justru membakar 300-500 kalori per hari. Diet ekstrem yang tidak boleh.

Caranya: defisit kalori ringan, tetap makan protein, sayur, dan karbohidrat kompleks. Jangan di bawah 1.800 kalori/hari karena bisa menurunkan produksi ASI.

Olahraga ringan seperti jalan cepat, pilates, dan yoga aman dilakukan sejak 6 minggu pasca melahirkan normal.

3. Makanan Celana Busui, Mitos atau Fakta?

Mitos yang masih dipercaya:

- Busui tidak boleh makan pedas, bayi jadi diare. Fakta: Capsaicin tidak masuk ASI. Yang terjadi bayi rewel karena sensitif, bukan semua bayi.
- Tidak boleh keramas dan potong rambut. Fakta: Tidak ada ketentuan dengan ASI. Keramas justru penting untuk kebersihan.
- Harus minum jamu beras kencur biar ASI deras. Fakta: Kunci ASI deras adalah sering menyusui dan hidrasi, bukan jamu. Beberapa jamu malah mengandung alkohol.
- Minum es bikin bayi pilek. Fakta: Pilek karena virus, bukan suhu minuman ibu.

Yang benar-benar perlu dibatasi:

Kopi maksimal 1-2 cangkir sehari (kafein tinggi bikin bayi gelisah), alkohol, rokok, ikan tinggi merkuri (hiu, king mackerel), dan makanan ultra-proses.

4. Ciri-ciri ASI Cukup dan Kapan Harus ke Dokter?

ASI cukup jika bayi BAK 6 kali sehari, berat naik, dan tidur nyenyak. Busui wajib periksa jika demam tinggi lebih dari 2 hari, payudara bengkak merah nyeri (tanda mastitis), atau puting lecet bernanah.

Tips menjaga produksi ASI: susui on demand tiap 2-3 jam, skin to skin, tidur cukup, minum air 2,5 liter/hari, dan kelola stres.

Menyusui adalah proses belajar bersama. Jangan ragu berkonsultasi ke konselor laktasi atau dokter jika ada keluhan.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :