EKSPOSKALTIM, Tenggarong – Suasana liburan di destinasi wisata Air Terjun Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mendadak berubah menjadi duka. Seorang pemuda berinisial G (21) dilaporkan tewas tenggelam setelah terseret arus deras demi menyelamatkan sang kekasih, Sabtu (23/5/2026) sore.
Aksi heroik korban bermula saat kekasihnya tergelincir dan jatuh ke dalam pusaran aliran air terjun. Tanpa ragu, korban langsung melompat untuk memberikan pertolongan dan berhasil mengevakuasi sang pacar ke tepian yang aman. Namun nahas, setelah memastikan kekasihnya selamat, pemuda tersebut justru kehilangan kendali dan terseret derasnya arus pusaran air.
Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Suryawinata, menjelaskan bahwa laporan kecelakaan air tersebut baru diterima petugas sekitar pukul 18.30 WITA karena terkendala minimnya sinyal komunikasi di lokasi kejadian.
"Keterangan awal kami peroleh dari pacar korban. Korban berniat menyelamatkan kekasihnya yang terjatuh ke aliran air. Setelah pacarnya berhasil diselamatkan ke posisi aman, korban justru terbawa arus deras dan tenggelam," terang Eko saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).
Momen Tragis Terekam Kamera Ponsel
Detik-detik insiden nahas yang menimpa pemuda berusia 21 tahun tersebut sempat terekam kamera melalui ponsel milik pacar korban. Rekaman video amatir itu kemudian menjadi petunjuk awal yang sangat krusial bagi tim SAR gabungan untuk memetakan titik koordinat pencarian.
Usai menerima laporan, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan langsung melakukan operasi penyisiran di sekitar area dasar air terjun. Kondisi medan yang licin, minim penerangan, serta arus bawah air yang tidak stabil sempat menjadi tantangan terberat bagi para petugas di lapangan.
Setelah melakukan pencarian intensif selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan titik keberadaan korban pada malam harinya.
"Sekitar pukul 21.10 WITA, korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Namun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jasad korban langsung dievakuasi malam itu juga ke RSUD AM Parikesit Tenggarong," pungkas Eko.



