Bontang, EKSPOSKALTIM - Sebanyak 23 warga lanjut usia di Bontang mengikuti wisuda Sekolah Lansia Werda Lestari Standar Dua (S2), Rabu (1/10). Acara yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota ini bertepatan dengan peringatan Hari Lansia Internasional.
Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, hadir mewakili Wali Kota memberikan apresiasi. Ia menyebut para wisudawan menjadi teladan semangat belajar tanpa batas usia.
“Keberhasilan wisudawan hari ini membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus belajar dan berkembang. Lansia adalah aset bangsa, bukan beban, dan kami bertekad menjadikan Bontang sebagai kota yang ramah terhadap lansia,” ujar Aji.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Edy Forestwanto menjelaskan, program ini berlangsung tujuh bulan dengan kurikulum yang mencakup aspek spiritual, intelektual, hingga vokasional. Tujuannya mencetak lansia yang Smart, Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.
Dalam sesi aspirasi, para wisudawan berharap program ini bisa berlanjut ke jenjang S3 bahkan “Profesor Lansia”. Mereka juga meminta adanya gedung khusus untuk kegiatan belajar.
“Kami ingin terus belajar. Belajar itu tidak ada batas usia,” kata salah satu wisudawan.
Pemkot Bontang menargetkan momentum ini menjadi pemicu hadirnya sekolah lansia di setiap kecamatan sebagai upaya membangun kota inklusif yang menghargai dan memberdayakan warganya.

