Sebuah taksi online yang sedang menunggu penumpang di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, mendadak terbakar. Polisi menduga api dipicu telepon genggam yang ditinggalkan di dalam mobil saat cuaca terik.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Satu unit mobil taksi daring (online) jenis Daihatsu Terios terbakar saat terparkir di kawasan Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kamis (30/7) sekitar pukul 15.30 WITA.
Insiden tersebut terjadi di depan eks Dermaga Jetty Chevron ketika pemilik kendaraan tengah menunggu penumpang. Kobaran api yang muncul dari dalam kabin sempat menghanguskan sebagian interior kendaraan sebelum berhasil dipadamkan.
Mobil Daihatsu Terios berwarna merah marun bernomor polisi KT 1844 YT tersebut diketahui milik Rafly Fadillah (26), warga Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang, Kompol M. Yusuf, membenarkan peristiwa tersebut. "Personel segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan tindakan kepolisian awal dan mengamankan situasi," ujar Yusuf kepada wartawan.
Diduga Dipicu Ponsel Kepanasan
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pemilik kendaraan mengaku sempat meninggalkan satu unit telepon genggam (smartphone) di dalam kabin mobil saat ditinggal menunggu penumpang di bawah terik matahari.
Polisi menduga perangkat elektronik yang memanas akibat paparan sinar matahari secara langsung menjadi sumber awal munculnya percikan api.
"Dari keterangan pemilik kendaraan, dugaan sementara api berasal dari telepon genggam yang berada di dalam mobil dan terkena paparan sinar matahari secara langsung," jelas Yusuf.
Akibat insiden tersebut, jok pengemudi dan kursi penumpang bagian depan hangus terbakar. Meski interior mengalami kerusakan, bagian mesin kendaraan dipastikan aman dan tidak mengalami kerusakan berarti.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 15 juta. Usai penanganan di lokasi, kendaraan langsung dibawa pemiliknya ke bengkel untuk proses perbaikan.
Kompol M. Yusuf mengimbau masyarakat agar tidak membiasakan diri meninggalkan telepon genggam, powerbank, atau perangkat elektronik lainnya di dalam kendaraan yang terparkir di ruang terbuka.
"Dalam waktu lama, terlebih saat terparkir di bawah terik matahari. Langkah sederhana ini penting untuk mencegah risiko kebakaran," imbaunya.


