PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Fakta Baru Babizie Diperiksa KPK Perkara Rita Widyasari, Bukan Duit Honor Nyanyi

Home Berita Fakta Baru Babizie Diperi ...

Bebizie Sri Mulyati mengaku uang yang ditelusuri KPK merupakan honor menyanyi saat tampil di Kalimantan Timur. Namun, KPK punya temuan berbeda.


Fakta Baru Babizie Diperiksa KPK Perkara Rita Widyasari, Bukan Duit Honor Nyanyi
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN Bebizie Sri Mulyati usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/8) sore. Foto: Publicanews/Hartati

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah keterangan Bebizie Sri Mulyati mengenai uang yang diterimanya dari pihak perusahaan di Kalimantan Timur.

Menurut KPK, aliran uang dari PT Bara Kumala Sakti (BKS) kepada anggota DPRD DKI Jakarta tersebut bukan pembayaran atas jasanya sebagai penyanyi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dugaan aliran uang tersebut telah dikonfirmasi penyidik kepada Bebizie saat pemeriksaan sebagai saksi pada 13 Agustus 2026.

“Aliran uang dari pihak-pihak di PT BKS bukan dalam rangka yang bersangkutan menjalankan profesinya sebagai artis. Bukan itu, tetapi ini ada dugaan aliran uang yang memang tidak ada kaitannya dengan yang bersangkutan sebagai artis ya, seperti honor menyanyi dan sebagainya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa malam (18/8).

Menurut Budi, dalam pemeriksaan tersebut Bebizie disebut telah mengakui dugaan aliran uang yang dikonfirmasi penyidik. Ia juga disebut bersedia mengembalikan uang tersebut kepada KPK.

“Atas dugaan itu, penyidik sudah melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan, dan yang bersangkutan kemudian mengakui serta bersedia untuk mengembalikan uang-uang tersebut,” ujarnya.

Namun, hingga Selasa (18/8), pengembalian uang tersebut belum diterima KPK. Penyidik masih menunggu proses pengembalian dari Bebizie.

“Sampai saat ini, informasinya belum ada pengembalian. Penyidik masih menunggu terkait dengan proses pengembalian dari saudari BBZ tersebut,” kata Budi.

Bebizie Sebut Honor Menyanyi

Keterangan KPK tersebut berbeda dengan penjelasan Bebizie seusai menjalani pemeriksaan pada 13 Agustus lalu.

Saat itu, Bebizie mengatakan uang yang ditelusuri penyidik berkaitan dengan pembayaran atas penampilannya sebagai penyanyi dalam sejumlah acara di Kalimantan Timur pada 2017–2018.

“Karena ada transaksi pembayarannya sehingga saya dipanggil terkait itu, dan insyaallah sudah dipertanggungjawabkan karena memang saya dulu penyanyi,” kata Bebizie.

Ia mengaku beberapa kali mendapat undangan tampil dari perusahaan di Kalimantan Timur dan menerima pembayaran secara profesional sebagai penyanyi.

“Saya menjelaskan bahwa pada 2017–2018 itu ada beberapa kali nyanyi di Kalimantan Timur. Ada PT yang mengundang saya,” ujarnya.

Dengan penjelasan terbaru KPK, status uang tersebut kini menjadi bagian yang ditelusuri dalam penyidikan dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara yang merupakan pengembangan perkara mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Jejak Perkara Rita Widyasari

Perkara tersebut bermula ketika KPK menetapkan Rita Widyasari sebagai tersangka dugaan gratifikasi pada 28 September 2017. Saat itu, perkara berkaitan dengan pemberian izin lokasi perkebunan kelapa sawit kepada PT Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara.

KPK kemudian mengembangkan perkara tersebut hingga menetapkan Rita dan Khairudin sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang pada 16 Januari 2018.

Dalam perkembangan berikutnya, KPK mengungkap dugaan aliran uang dari sektor pertambangan batu bara kepada Rita dengan nilai sekitar 5 dolar AS untuk setiap metrik ton batu bara yang diproduksi.

Penyidikan atas perkara tersebut terus berkembang. Pada 19 Februari 2026, KPK menetapkan tiga korporasi sebagai tersangka dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara di Kutai Kartanegara.

Ketiga perusahaan tersebut ialah PT Sinar Kumala Naga, PT Alamjaya Bara Pratama, dan PT Bara Kumala Sakti.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :