PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Karhutla Meluas ke Cagar Alam Teluk Adang Paser, 60 Hektare Terbakar

Home Berita Karhutla Meluas Ke Cagar ...

Api telah menembus bagian dalam Cagar Alam Teluk Adang, kawasan konservasi seluas lebih dari 61 ribu hektare yang sejak Agustus terus menghadapi kebakaran.


Karhutla Meluas ke Cagar Alam Teluk Adang Paser, 60 Hektare Terbakar
Petugas berusaha memadamkan karhutla di kawasan Cagar Alam Teluk Adang, Kabupaten Paser. Foto: BKSDA Kaltim

EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, meluas hingga memasuki Kawasan Cagar Alam Teluk Adang.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Balikpapan BKSDA Kalimantan Timur, Bambang Hari Trimarsito, mengungkapkan bahwa karhutla di cagar alam seluas lebih dari 61 ribu hektare tersebut sudah berlangsung sejak Agustus 2026 lalu.

"Karhutla sudah mulai masif pada minggu ketiga Agustus. Sampai saat ini, sekitar 60 hektare lahan di dalam cagar alam telah terbakar," kata Bambang, Selasa (8/9).

Bambang menjelaskan titik api tidak hanya ditemukan di pinggiran kawasan cagar alam yang berdekatan dengan permukiman warga, tetapi juga menjangkau bagian dalam kawasan. Hal ini menyulitkan petugas lantaran lokasinya sukar dijangkau.

"Selain terkendala akses untuk menuju lokasi karhutla, kadang kami juga terkendala ketersediaan air untuk proses pemadaman," jelasnya.

Untuk menanggulangi kebakaran, SKW III Balikpapan menerjunkan tim gabungan bersama Manggala Agni Daops Paser, BPBD Paser, serta jajaran BKSDA Kaltim.

Indikasi Sengaja Dibakar

Bambang menduga kuat adanya unsur kesengajaan manusia di balik munculnya titik api di kawasan konservasi tersebut.

"Iya, pasti dibakar, sebab api tidak mungkin muncul dengan sendirinya. Namun, yang jadi masalah adalah setiap kali kami datang untuk memadamkan api, sudah tidak ada orang di lokasi kebakaran," katanya.

Selain minimnya ketersediaan air akibat musim kemarau, embusan angin kencang di lokasi turut menjadi tantangan utama yang memicu api cepat membesar dan meluas.

Terkait penegakan hukum, BKSDA telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut dugaan pembakaran lahan tersebut.

"Kami sudah bekerja sama dengan kepolisian untuk penanganan hukumnya, apakah nantinya bukti-bukti yang ada mencukupi untuk ditindak. Kami sendiri fokus pada pemadaman, sedangkan untuk tindakan hukum kami serahkan sepenuhnya kepada polisi," tambah Bambang.

Belum Ada Satwa Terdampak

Kawasan Cagar Alam Teluk Adang selama ini dikenal sebagai salah satu habitat alami bekantan, serta satwa lain seperti owa dan lutung. Bambang memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai satwa yang terdampak langsung oleh kebakaran.

"Karena bekantan lebih banyak beraktivitas di kawasan mangrove, sejauh ini belum terdampak. Laporan mengenai satwa terdampak belum ada dan semoga tidak ada," ungkapnya.

Ia berharap hujan dapat segera turun di wilayah tersebut untuk membantu mempercepat proses pemadaman api secara menyeluruh.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :