PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

37 Orang Diamankan, Siapa di Balik Puluhan Galian Misterius di Jalan Samarinda?

Home Berita 37 Orang Diamankan, Siapa ...

Sebanyak 37 orang diamankan dalam penyelidikan dugaan pencurian kabel yang TKP-nya mencapai puluhan tempat di Samarinda, sementara bekas penggaliannya membahayakan pengguna jalan, hingga mengancam infrastruktur kota. 


37 Orang Diamankan, Siapa di Balik Puluhan Galian Misterius di Jalan Samarinda?
Rekaman CCTV aktivitas pekerja yang diduga berkaitan dengan pencurian kabel bawah tanah di Samarinda. Polresta Samarinda mengamankan 37 orang untuk menjalani pemeriksaan, sementara penyelidikan masih berlangsung. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Sebanyak 37 orang diamankan Polresta Samarinda menyusul laporan warga mengenai dugaan pencurian kabel di sejumlah titik jalan di Samarinda.

Penanganan kasus ini menjadi perhatian setelah aktivitas penggalian badan jalan yang diduga berkaitan dengan pencurian kabel bawah tanah ditemukan di sejumlah lokasi dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kerusakan infrastruktur kota.

Perwira Samapta II Polresta Samarinda, Inspektur Dua Polisi Fardhan membenarkan pengamanan puluhan pekerja tersebut. Ia menyebut laporan warga berkaitan dengan dugaan pencurian kabel, di antaranya di Jalan AM Sangaji dan Jalan Hasan Basri.

“Kami membenarkan bahwasanya telah mengamankan sejumlah pekerja dengan jumlah 37 orang,” ujar Fardhan.

Puluhan orang tersebut telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Samarinda.

Namun, hingga keterangan itu disampaikan, proses penyelidikan masih berlangsung sehingga belum ada kesimpulan akhir mengenai peran masing-masing orang maupun dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.

“Dan hingga sampai saat ini proses penyelidikan masih berlanjut hingga tunggu sampai selesai di 37 orang tersebut,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Samarinda Andi Harun, meninjau salah satu lokasi bekas galian pada Jumat (23/10), dan menyebut terdapat penggalian mencurigakan di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Cipto Mangunkusumo dengan lebih dari 60 titik.

Sejumlah pekerja yang ditanya warga sempat mengaku sebagai petugas Telkom. Namun berdasarkan konfirmasi staf pemerintah kota, tidak ditemukan informasi mengenai kegiatan penggalian tersebut dari Telkomsel.

Pemerintah kota juga melakukan pengecekan kepada perangkat daerah terkait dan pemerintah provinsi.

Andi Harun pun menduga aktivitas itu merupakan pekerjaan ilegal yang berpotensi berkaitan dengan pencurian kabel. Meski demikian, ia menyerahkan pembuktian dan penentuan ada tidaknya tindak pidana kepada kepolisian.

Kerusakan yang ditinggalkan bekas galian turut menjadi perhatian pemerintah kota. Andi Harun menyebut sejumlah lubang ditutup menggunakan aspal dingin atau material seadanya hingga permukaan jalan mengalami penurunan.

Kondisi itu dinilai membahayakan pengguna jalan, terlebih jika penggalian dilakukan tanpa koordinasi dan pemulihan badan jalan yang memadai.

“Jadi ini modus. Untuk seluruh warga yang melihat kejadian seperti ini, karena jalan kita rusak, untuk melaporkan segera ke aparat berwenang. Karena ini merusak fasilitas umum,” tegasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :