Rutinitas ngopi pagi sebelum minum air putih bisa picu dehidrasi dan lonjakan tekanan darah. Ini penjelasan medis dan cara hidrasi yang benar.
EKSPOSKALTIM, Kesehatan - Meneguk kopi di pagi hari jadi rutinitas banyak orang. Tapi minum kopi sebelum air putih bisa buat tubuh dehidrasi.
Kondisi itu, ditambah efek kafein, dapat meningkatkan tekanan darah.
Berikut 3 alasan kenapa kopi sebelum air putih berisiko:
1. Tekanan Darah Naik Akibat Dehidrasi
Kafein punya efek diuretik ringan. Artinya, kopi bisa sebabkan kehilangan cairan dengan tingkatkan aliran darah ke ginjal dan buat ginjal lepaskan lebih banyak air sebagai urine.
Efek dehidrasi ini lebih terasa jika Anda minum kopi sesekali, bukan rutin, dan dalam jumlah lebih dari sedang.
Dehidrasi mengentalkan darah, mengurangi cairan di pembuluh darah dan paksa jantung kerja lebih keras memompa melawan resistensi. Hal itu bisa tingkatkan tekanan darah.
Minum air putih sebelum kopi dapat bantu turunkan risiko ini dengan cegah lonjakan tekanan darah akibat dehidrasi.
Namun banyak ahli percaya, karena secangkir kopi sudah mengandung air, cairan yang didapat darinya mengimbangi efek diuretik kafein, sehingga kopi kemungkinan tak kurangi hidrasi secara signifikan.
Meski tubuh tak dehidrasi berat akibat kehilangan cairan semalam lewat napas dan keringat, minum air putih pagi tetap kebiasaan bermanfaat untuk segarkan tubuh sebelum ngopi.
2. Picu Stres Akibat Gangguan Pencernaan
Kopi punya tingkat keasaman sedang dengan pH sekitar 4,85-5,13. Ahli sering sarankan penderita GERD atau refluks asam kronis hindari atau batasi kopi, karena dapat picu relaksasi sfingter esofagus sehingga asam lambung naik ke kerongkongan.
Penelitian juga tunjukkan kafein merangsang produksi asam lambung tapi tak percepat pengosongan lambung.
Ini dikhawatirkan tingkatkan risiko mulas, gangguan cerna, dan rasa tak nyaman.
Beberapa studi tunjukkan hubungan dua arah antara gangguan pencernaan dengan stres, cemas, dan tekanan emosional, yang semuanya berdampak negatif pada tekanan darah.
Risiko efek samping ini lebih tinggi bila kopi diminum saat perut kosong, karena diserap lebih cepat.
Sebaliknya, minum segelas air, terutama air hangat saat bangun tidur, dapat bantu tenangkan sistem pencernaan, dukung pergerakan usus, dan redakan sembelit serta kembung.
3. Lonjakan Tekanan Darah Sementara Tetap Terjadi
Kopi dapat tingkatkan tekanan darah sementara, terutama pada orang yang tak sering minum kopi.
Sebuah studi temukan peningkatan signifikan tekanan darah sistolik setelah dua tahun pada orang yang minum kopi tiap hari.
Namun studi ini hanya libatkan orang dewasa di atas 60 tahun yang memang rentan hipertensi. Riset lebih lanjut masih diperlukan.
Selain frekuensi, faktor lain yang pengaruhi efek kopi pada tekanan darah meliputi jumlah konsumsi, usia, jenis biji kopi, dan metode seduh.
Cara Hidrasi Benar Sebelum Ngopi Pagi
Meski kopi sebagian besar air dan termasuk asupan cairan, kopi tak boleh gantikan air putih. Berikut tipsnya:
- Siapkan segelas atau botol air di samping tempat tidur sebelum tidur. Jadi langsung terlihat saat bangun.
- Jika tak suka air tawar, konsultasi ke dokter soal air berkarbonasi. Namun air soda juga sedikit asam, tak ideal jika rentan iritasi lambung.
- Jika suka kopi karena hangat, minum air hangat dulu, bukan air dingin.
- Buat sarapan cepat seperti smoothie sayur, buah, dan susu rendah lemak sebelum kopi untuk tingkatkan cairan.
- Simpan kaldu atau sup sayur siap saji di kulkas. Hangatkan sebelum ngopi.

