PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sosialisasi Peralatan Deteksi Dini di Balikpapan, Basarnas: 100 Kapal Swasta Belum Miliki EPIRB

Home Berita Sosialisasi Peralatan Det ...

Sosialisasi Peralatan Deteksi Dini di Balikpapan, Basarnas: 100 Kapal Swasta Belum Miliki EPIRB
Direktur komunikasi Basarnas Brigadir Jenderal TNI (Mar) Suprayogi saat melakukan pengecekan personel dan sejumlah alat pemantauan SAR di kantor Basarnas Balikpapan, kemarin. (Dok Basarnas)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Mendekati Hari Raya Idul Fitri, kesiapsiagaan kian ditingkatkan. Badan SAR Nasional (Basarnas) Kaltim/Kaltara memberi atensi khusus terhadap musibah pelayaran yang belakangan waktu marak terjadi.

Sebab saat ini perlu diketahui cakupan Basarnas Kaltimra yang berkantor pusat di Balikpapan itu terbilang luas. Meliputi dua provinsi sekaligus, yakni Kaltim dan Kaltara.

Menggandeng unsur TNI, Polri, serta masyarakat, kemarin (6/6) sosialisasi mengenai pentingnya EPIRB (Emergency position Indicating Radio Beacon) bagi armada pelayaran digelar di Kantor Basarnas Balikpapan.

Direktur Komunikasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar), Suprayogi, dalam Sosialisasi Peralatan Deteksi Dini mengatakan tiap operator pelayaran di Indonesia penting untuk melengkapi armadanya dengan EPIRB.

"Karena penggunaan radio Beacon ini penting bagi kami untuk melakukan deteksi dini dan mempercepat diketahuinya lokasi musibah pelayaran dengan akurat," terangnya.

Perwira TNI berpangkat bintang satu itu mengatakan hal ini juga dilakukan guna mengantisipasi kejadian seperti di Masalembo, terkait Km Mutiara Sentosa 1 yang terbakar saat berlayar.

Ada sekitar 30 perusahaan swasta yang hadir dalam kegiatan ini. Terutama mereka yang memiliki lebih dari 100 armada yang memang belum melengkapi kapalnya dengan EPIRB.

Dalam kegiatan Basarnas juga meminta operator pelayaran untuk memverifikasi radio beaconnya di Basarnas. Tidak dipungut biaya, jelas Suprayogi.

Kepala Basarnas Balikpapan Mujiono, membenarkan jika EPIRB akan sangat berguna saat terjadi emergency. Apabila terjadi kecelakaan laut, maka radio beacon yang berada di kapal tersebut akan mengirim sinyal kepada operator Basarnas Balikpapan.

Dengan adanya EPIRB tersebut, maka tim SAR dengan cepat bisa mendapat info kejadian laka. Fungsi EPIRB, kata Mujiono, sama dengan ELBA pada pesawat. Untuk bisa mendaftarkan armadanya, perusahaan hanya melalui sistem online dan melakukan pengecekan fisik.

Operator radio beacon akan bersiaga 24 jam, tutur Mujiono.

Diketahui sosialisasi sendiri dilaksanakan guna memberi pandangan baru kepada para peserta yang hadir dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, perusahaan baik swasta maupun BUMN pentingnya penggunaan EPIRB dalam evakuasi keselamatan dan keamanan musibah di laut.


Editor : Benny Oktaryanto

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :