PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tokoh Adat Kutai-Dayak Bertemu, Tabang Dijaga Tetap Kondusif Pasca Insiden Maut

Home Berita Tokoh Adat Kutai-dayak Be ...

Insiden pengeroyokan yang menewaskan satu orang dan berujung pembakaran rumah serta warung di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, dipastikan tidak berkembang menjadi konflik antarsuku


Tokoh Adat Kutai-Dayak Bertemu, Tabang Dijaga Tetap Kondusif Pasca Insiden Maut
Suasana kesepakatan damai antarpihak di Kecamatan Tabang, Kukar, Kaltim, Ahad (9/8). (ANTARA/ HO- Camat Tabang)

EKSPOSKALTIM, Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Tabang memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pasca kasus pengeroyokan yang menewaskan satu orang dan memicu pembakaran sebuah rumah serta warung di Desa Sidomulyo, Sabtu (8/8).

Camat Tabang Asmi Riyandi Elvander menegaskan peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan konflik suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), melainkan murni tindak pidana yang melibatkan sekelompok pemuda.

"Tidak ada kerusuhan yang berhubungan dengan SARA dan sejenisnya. Ini merupakan murni kasus pidana yang melibatkan kelompok pemuda dan sudah ditangani kepolisian," kata Asmi saat dihubungi dari Samarinda, Minggu (9/8).

Untuk mencegah berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat, pemerintah kecamatan bersama tokoh adat Kutai, tokoh adat Dayak, aparat keamanan, dan sejumlah unsur masyarakat menggelar pertemuan pada Minggu.

Pertemuan tersebut bertujuan menjaga komunikasi antarwarga sekaligus meredam berbagai isu yang berpotensi memicu perpecahan.

Menurut Asmi, seluruh pihak sepakat menyerahkan proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian dan mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

"Beberapa pelaku yang diduga melakukan tindakan kriminal sudah diamankan polisi. Karena itu semua pihak harus menahan diri dan mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum," ujarnya.

Ia juga memastikan kondisi di Kecamatan Tabang saat ini tetap aman dan aktivitas masyarakat berjalan normal.

Karena itu, warga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan pesan berantai.

"Kondisi Tabang aman dan damai. Tidak ada keributan maupun kerusuhan sebagaimana isu yang beredar. Kami mengimbau masyarakat tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya," kata Asmi.

Hingga kini, proses penyelidikan dan penanganan kasus tersebut masih dilakukan oleh kepolisian. Pemerintah kecamatan berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu proses hukum berjalan.

Kasus ini bermula dari kematian seorang warga berinisial I di Kecamatan Tabang yang semula diduga akibat kecelakaan lalu lintas. Namun hasil olah tempat kejadian perkara tidak menemukan indikasi kecelakaan, sehingga penyelidikan diarahkan ke dugaan pengeroyokan.

Dalam perkembangan berikutnya, beredar informasi yang mengaitkan kematian korban dengan sebuah warung yang diduga menjual minuman beralkohol hingga memicu aksi pembakaran.

Polisi kini menyelidiki kedua peristiwa tersebut, telah mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat, serta memperkuat pengamanan untuk mencegah bentrokan susulan. Hingga Minggu malam, situasi di Kecamatan Tabang dinyatakan kondusif.

"Sejumlah nama yang berpotensi menjadi terduga pelaku utama, baik dalam kasus kematian korban maupun aksi pembakaran warung, sudah berhasil kami identifikasi," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Tedy Sopandi di Balikpapan, Minggu.

Polda Kaltim mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan penanganan kasus kematian korban dan pembakaran warung kepada aparat penegak hukum. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :