Perubahan cuaca ekstrem secara tiba-tiba di perairan Balikpapan nyaris berujung petaka. Angin kencang dan gelombang tinggi membuat belasan pemancing terjebak di tengah laut hingga harus dievakuasi tim SAR pada dini hari.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Kantor SAR Balikpapan, Kalimantan Timur, berhasil mengevakuasi 12 orang pemancing yang terjebak di bagan kawasan Perairan Lamaru, Balikpapan, setelah cuaca memburuk secara mendadak pada Minggu (1/2) malam.
Insiden bermula sekitar pukul 19.30 Wita ketika satu keluarga pemancing sedang mengambil ikan di bagan. Namun, kondisi laut tiba-tiba berubah dengan angin kencang disertai ombak tinggi, sehingga kapal yang mereka gunakan tidak mampu kembali ke pantai.
“Informasi yang kami kumpulkan menyebutkan cuaca berubah secara tiba-tiba, angin kencang dan ombak tinggi, sehingga kapal tidak bisa kembali ke daratan,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, di Balikpapan, Senin (2/2) dikutip dari antara.
Situasi semakin mengkhawatirkan setelah beberapa korban mulai mengalami kelelahan dan kedinginan. Salah seorang pemancing kemudian menghubungi Kantor SAR Balikpapan pada Senin dini hari pukul 01.15 Wita untuk meminta bantuan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue SAR Balikpapan langsung diberangkatkan pukul 01.30 Wita dari Dermaga Somber menggunakan kapal karet dengan perlengkapan SAR lengkap, termasuk peralatan air, medis, selam, dan komunikasi.
Sekitar pukul 03.00 Wita, tim tiba di lokasi bagan dengan kondisi hujan ringan, meski angin kencang dan gelombang laut masih menjadi tantangan serius dalam proses evakuasi. “Seluruh pemancing berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada korban luka,” kata Endrow.
Para korban kemudian dibawa ke Dermaga TPI Manggar, sebelum seluruh rombongan kembali ke Dermaga Somber pada Senin pagi. Menurut Endrow, keberhasilan operasi ini ditentukan oleh kecepatan respons dan koordinasi tim SAR di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Meski dihadang angin kencang dan gelombang tinggi, intervensi cepat dan koordinasi efektif memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan aman,” ujarnya.
Setelah seluruh pemancing dinyatakan selamat, operasi SAR resmi ditutup dan tim kembali ke posko untuk melanjutkan kesiapsiagaan rutin.

