PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Harga Mulai Naik, Minyakita di Samarinda Habis Diserbu Warga

Home Berita Harga Mulai Naik, Minyaki ...

Lonjakan harga kebutuhan pokok jelang Iduladha mulai terasa di Samarinda.


Harga Mulai Naik, Minyakita di Samarinda Habis Diserbu Warga
Warga menyerbu stok minyakita dalam gelaran operasi pasar oleh Pemkot Samarinda. Foto: Ekspos/Sintya

EKSPOSKALTIM, SAMARINDA — Lonjakan harga minyak goreng mulai terasa menjelang Hari Raya Iduladha di Samarinda. Kondisi demikian terlihat dalam gelaran operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda di halaman Pasar Merdeka, Selasa (26/5/2026),.

Stok Minyakita yang disediakan pemerintah langsung habis diserbu warga. Operasi pasar ini sebagai langkah intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga yang mulai bergerak naik di lapangan.

“Biasanya kalau mau menjelang H-1 atau jelang Iduladha itu ada kenaikan harga, di situ kita menyeimbangkan harga. Pemkot memberikan harga sesuai HET,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Samarinda, Eka Agustina. 

Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras SPHP, Minyakita, telur omega, ikan layang beku, hingga gas elpiji subsidi.

Namun dari seluruh komoditas yang dijual, minyak goreng menjadi barang yang paling cepat habis karena tingginya minat masyarakat di tengah kenaikan harga pasar.

“Karena di lapangan ada kenaikan saat ini. Dan kita jual sesuai HET Rp18.400,” kata Eka.

Ia menjelaskan Disdag Samarinda menyiapkan sebanyak 120 bungkus Minyakita ukuran dua liter dan satu ton beras SPHP dalam operasi pasar tersebut.

Selain minyak goreng dan beras, telur omega produksi Varia Niaga dijual seharga Rp68 ribu, sementara ikan layang beku dibanderol sekitar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu.

Di sisi lain, operasi pasar juga menghadirkan distribusi elpiji subsidi dari Pertamina. Satu truk gas LPG diprioritaskan bagi masyarakat penerima subsidi.

“Kita utamakan masyarakat yang bawa kartu tepat sasaran dulu, kalau ada lebih baru buat umum seperti UMKM dan lainnya,” tegasnya.

Pemkot Samarinda berharap intervensi tersebut mampu menekan lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.

“Karena besok sudah lebaran jadi kita gelar hanya satu lokasi saja,” tutupnya.

Salah seorang warga, Tina, mengaku awalnya hanya hendak berbelanja ke pasar. Namun ketika mengetahui adanya operasi pasar murah, ia langsung membeli beras SPHP karena harganya dinilai jauh lebih terjangkau dibanding beras premium di pasaran.

“Ya lumayan lah harganya. Karena beras premium kan sudah 80 ribuan. Ini tadi beli SPHP Rp120 ribu aja dapat dua karung. Lumayan, apalagi besok sudah lebaran,” pungkasnya. 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :