PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Gajah Deo dan Sinta Dikirim ke Kaltim, Kemenhut Ungkap Alasannya

Home Berita Gajah Deo Dan Sinta Dikir ...

Kedua satwa dilindungi itu disebut akan menempati fasilitas baru di Tabang Zoo usai menempuh perjalanan darat dan laut lintas pulau.


Gajah Deo dan Sinta Dikirim ke Kaltim, Kemenhut Ungkap Alasannya
Gajah Deo dan Sinta diberangkatkan dari Gembira Loka Zoo Yogyakarta menuju Kalsel melalui Pelabuhan ASDP Lamongan. Foto: IG/Forgajahrahman

EKSPOSKALTIM, Rantau – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap dua individu gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) bernama Deo dan Sinta tengah menjalani proses translokasi menuju Kalimantan Timur. Kedua satwa tersebut diproyeksikan tiba di Tabang Zoo, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada hari ini, Senin (17/8/2026).

Informasi tersebut disampaikan Kemenhut melalui keterangan resmi yang diterima media. Translokasi dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta bersama BKSDA Kalimantan Timur, Gembira Loka Zoo, Tabang Zoo, dan tim ahli gajah dari Lampung.

Menurut Kemenhut, Deo dan Sinta merupakan satwa dilindungi yang berada dalam status titip rawat BKSDA Yogyakarta sejak September 2024. Pemindahan permanen ke Kalimantan Timur disebut telah dipersiapkan sejak 2025 sebagai bagian dari penataan pengelolaan populasi dan penyesuaian fasilitas pemeliharaan.

Sebelum diberangkatkan, masih menurut versi Kemenhut, kedua gajah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan evaluasi perilaku. Kemenhut menyebut seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan Deo dan Sinta dalam kondisi sehat dan layak menempuh perjalanan jarak jauh.

Perjalanan Panjang

Proses translokasi dimulai pada 14 Agustus 2026 dengan melibatkan 17 personel gabungan yang terdiri atas Polisi Kehutanan, petugas BKSDA, dokter hewan, mahout atau pawang gajah, serta tenaga ahli penanganan gajah.

Rute yang ditempuh menggunakan moda darat dan laut. Rombongan bergerak dari Yogyakarta menuju Pelabuhan Paciran di Lamongan, Jawa Timur, sebelum menyeberang ke Pelabuhan Bahaur di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menggunakan kapal laut.

Setelah tiba di Kalimantan, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Kalimantan Timur.

Kemenhut menyebut selama perjalanan tim melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi kedua satwa, termasuk memastikan kecukupan pakan, air minum, serta menjaga suhu tubuh agar tetap stabil.

Pada 16 Agustus 2026, rombongan dilaporkan telah tiba di Pulang Pisau. Tim juga melakukan penghentian sementara perjalanan untuk memberi kesempatan Deo dan Sinta beristirahat serta mengurangi potensi stres akibat perjalanan panjang.

"Hasil pemantauan menunjukkan kedua gajah dalam kondisi tenang, sehat, dan tetap mengonsumsi pakan serta air dengan baik," tulis Kemenhut dalam keterangannya.

Penempatan Baru

Setibanya di Kutai Kartanegara, Deo dan Sinta akan diserahterimakan kepada BKSDA Kalimantan Timur untuk selanjutnya ditempatkan di Tabang Zoo.

Kemenhut menyatakan pemantauan kesehatan dan proses adaptasi lingkungan akan terus dilakukan setelah kedua gajah tiba di lokasi baru.

Berdasarkan keterangan resmi tersebut, Tabang Zoo dipilih setelah melalui proses verifikasi dan penilaian kelayakan teknis oleh BKSDA Kalimantan Timur.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai translokasi Deo dan Sinta masih bersumber dari keterangan resmi Kementerian Kehutanan. Belum diperoleh keterangan tambahan dari pihak Tabang Zoo maupun BKSDA Kalimantan Timur terkait kesiapan fasilitas dan skema pemeliharaan kedua gajah setelah tiba di lokasi penempatan baru.

Terpisah, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, Agus Ngurah Krisna Kepakisan, mengatakan rombongan translokasi Deo dan Sinta sempat melintasi Kalimantan Selatan melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Timur.

Namun, karena hanya bersifat transit, BKSDA Kalimantan Selatan tidak terlibat dalam pemantauan maupun penanganan teknis lebih lanjut terhadap kedua gajah tersebut.

Agus mengaku hanya memperoleh informasi bahwa rombongan singgah di pelabuhan sebelum meneruskan perjalanan darat ke lokasi tujuan. "Yang saya lihat, sempat ada perubahan jadwal," jelasnya. 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :