PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kaltim Berawan, Asap Masih Membayangi Kalsel dan Kalteng

Home Berita Kaltim Berawan, Asap Masi ...

BMKG masih mendeteksi kondisi udara kabur di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang terdampak musim kemarau.


Kaltim Berawan, Asap Masih Membayangi Kalsel dan Kalteng
Meski BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Kaltim berawan, ancaman kebakaran hutan dan lahan disebut masih mengintai. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Rabu (10/9) didominasi kondisi berawan.

Prakiraan serupa juga berlaku untuk sejumlah kota lain di Indonesia, seperti Banda Aceh, Padang, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Makassar, Kendari, Gorontalo, Ambon, Sofifi, dan Sorong.

Meski demikian, BMKG masih mencatat penurunan kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan yang terdampak musim kemarau dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).

Kondisi udara kabur diprakirakan terjadi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, serta Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Fenomena serupa juga terpantau di Pontianak, Kalimantan Barat.

Selain itu, udara kabur juga diprediksi melanda sejumlah kota di Sumatra, yakni Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bengkulu, dan Bandar Lampung.

Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan berpotensi turun di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Hujan ringan juga diprakirakan mengguyur Bandung dan Medan.

Untuk wilayah lainnya, BMKG memperkirakan cuaca cerah di Jakarta, Semarang, Surabaya, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, Nabire, Manado, Mamuju, dan Kupang. Sedangkan Denpasar, Mataram, dan Manokwari diprakirakan cerah berawan.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terdampak karhutla, untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak asap maupun potensi gangguan kesehatan akibat menurunnya kualitas udara.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :