PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tiga Hari Dikepung Kabut Asap, Balikpapan Dapat Kiriman Karhutla dari Paser dan PPU

Home Berita Tiga Hari Dikepung Kabut ...

Tiga Hari Dikepung Kabut Asap, Balikpapan Dapat Kiriman Karhutla dari Paser dan PPU
Prakirawan BMKG Balikpapan, Ilham Rosihan Fachturoni. BMKG menyebut asap yang menyelimuti Kota Balikpapan selama tiga hari terakhir merupakan kiriman dari Paser dan PPU. (Eksposkaltim/Erik)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Selama tiga hari terakhir, langit Kota Balikpapan kembali diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, asap yang memapar Balikpapan bukan berasal dari dalam kota, melainkan dominan kiriman dari daerah tetangga.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan – BMKG Balikpapan, Ilham Rosihan Fachturoni, mengungkapkan bahwa kepekatan asap di Balikpapan justru relatif lebih tipis dibandingkan sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur, seperti Kabupaten Kutai Barat dan Kota Samarinda.

"Kondisi di Balikpapan relatif lebih tipis karena jumlah titik panas (hotspot) di Balikpapan sendiri lebih sedikit. Selain itu, posisi Balikpapan yang dekat dengan laut membuat sirkulasi angin laut membantu mendorong asap bergeser ke arah barat atau utara," jelas Ilham, Kamis (17/9/2026).

Ilham memaparkan, sebaran asap yang masuk ke Balikpapan didominasi kiriman dari dua wilayah terdekat yang memiliki jumlah titik panas cukup tinggi, yakni Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).

"Asap dominan kiriman dari Paser dan PPU yang jumlah hotspot-nya lebih banyak dan memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) tinggi atau terdeteksi sebagai titik api.

Arah angin yang bertiup dari tenggara ke utara berpotensi membawa asap masuk ke wilayah Balikpapan," terangnya.

Jarak Pandang Fluktuatif, Penerbangan Komersial Tetap Normal

Dampak asap terhadap transportasi udara menjadi perhatian. BMKG mencatat jarak pandang (visibility) di Balikpapan bergerak fluktuatif. Pada siang hari, jarak pandang berada di kisaran aman 7.000 hingga 10.000 meter. Namun pada pagi hari, konsentrasi asap menebal hingga menekan jarak pandang turun ke angka 3.000 meter.

Kendati demikian, BMKG memastikan kondisi itu sejauh ini belum mengganggu aktivitas penerbangan komersial secara signifikan di Bandara SAMS Sepinggan.

"Pesawat-pesawat besar atau armada maskapai komersial masih lancar karena jarak pandang masih masuk batas aman," kata Ilham.

Meski begitu, pesawat kecil atau penerbangan perintis ke daerah terpencil biasanya mulai terkendala, karena batas visibility aman mereka lebih tinggi dibanding pesawat besar.

Meskipun sebaran asap di Balikpapan tidak sepekat wilayah lain, BMKG tetap mengimbau warga untuk mewaspadai dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla.

"Kalau dibilang sangat parah memang tidak, tapi dibilang sehat juga tidak karena kita tetap terpapar asap," ujar Ilham.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :