EKSPOSKALTIM, Mahulu - Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Mahakam Ulu (mahulu) memprioritaskan pembangunan akses transportasi baik udara, air, maupun darat.
Karena sekarang ini, jalur transportasi darat masih terbilang sangat jauh seperti yang diharapkan masyarakat Kabupaten Mahulu pada khususnya. Olehnya, masyarakat disini lebih memilih jalur air ketimbang jalur darat.
Kepala Dinas (kadis) Dishubpar Kabupaten Mahulu, Alfred mengatakan, untuk melancarkan akses perekonomian ke Kabupaten Mahulu, pihaknya terus bekerja keras melakukan perbaikan akses jalan darat selain jalur air.
"Pusat perekonomian strategis kita sebenarnya ada di Long Bagun ini dan sekitarnya, jadi kita upayakan melancarkan akses ini dengan mengejar pembangunan jalan jalur darat," kata Alfred saat ditemui di Kantornya, Jalan Apo Medo, Ujoh Bilang, Long Bagun, Kamis (20/10) siang.
Disebutkannya, jumlah pengguna jalur darat untuk pulang-pergi ke Kabupaten Mahakam Ulu sekarang ini masih sangat minim. Pasalnya, kondisi jalur darat di kabupaten ini masih sangat memprihatinkan (rusak), bila dilalui akan memakan waktu yang cukup lama.
"Intinya bagaimana kita melakukan semua akses transportasi, bukan hanya jalur udara dan air, tapi yang penting itu juga jalur darat. Karena masyarakat akan mikir untuk menggunakan jalur darat, yang sekarang ini masih susah untuk dilalui. Apalagi kalau musim hujan, otomatis akan becek dan berlumpur jalanannya," imbuhnya.
Sebagai daerah otonom baru, ia berharap pengguna jalur darat sekarang ini sekiranya bisa bersabar, dan menunggu hingga pengerjaan jalur darat tersebut betul-betul sudah layak untuk digunakan.
"Kita tidak bisa menentukan kapan jalur darat ini akan rampung, yang jelas kita masih berproses untuk pembangunan, kita sangat mengharapkan agar sesegera mungkin," tutupnya.(Adv)

