EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengimbau seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga fasilitas layanan kesehatan memberikan dispensasi kepada pegawai yang mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bontang Nomor 100.3.4.3/1073/DP3AKB/2026, sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan gerakan tersebut bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan sekaligus memberikan dukungan emosional kepada anak saat memulai tahun ajaran baru.
"Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, kami ingin memperkuat peran ayah dalam pengasuhan. Kehadiran ayah menjadi bentuk dukungan emosional yang sangat berarti bagi anak ketika memulai aktivitas belajar di sekolah," ujar Neni.
Selain mengimbau dunia kerja memberikan dispensasi, Pemkot Bontang juga meminta seluruh kepala sekolah jenjang KB/TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs mengajak para ayah mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk.
Program tersebut diharapkan tidak hanya dilaksanakan pada tahun ini, tetapi menjadi agenda rutin setiap awal tahun ajaran sebagai bagian dari penguatan pola pengasuhan di lingkungan keluarga.
Sekolah juga diminta mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan dan mengunggah laporannya melalui tautan yang telah disediakan paling lambat 31 Juli 2026 sebagai bahan evaluasi pelaksanaan program.
Tak hanya itu, seluruh lurah di Kota Bontang turut diminta mengajak masyarakat, khususnya para ayah, berpartisipasi dalam gerakan tersebut serta memantau pelaksanaannya di sekolah-sekolah yang berada di wilayah masing-masing.
Neni menegaskan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, terutama sosok ayah.
"Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Kami berharap para ayah dapat meluangkan waktu untuk hadir mendampingi anak-anaknya di hari pertama sekolah sebagai bentuk kasih sayang dan komitmen dalam mendukung tumbuh kembang mereka," pungkas Neni.

