PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Balikpapan Tertibkan BBM Eceran dan Pom Mini, 700 Titik Jadi Sasaran

Home Berita Balikpapan Tertibkan Bbm ...

Pemkot Balikpapan kembali menggelar operasi penertiban pom mini dan penjual BBM eceran, dengan sedikitnya 700 titik tercatat tersebar di kota itu pada 2023.


Balikpapan Tertibkan BBM Eceran dan Pom Mini, 700 Titik Jadi Sasaran
Petugas Satpol PP melakukan penertiban ke sejumlah pedagang eceran BBM. Foto: Antara

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, kembali menggelar operasi penertiban pom mini dan penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran.

Sedikitnya 700 titik penjual BBM eceran dan pom mini tercatat tersebar di Balikpapan berdasarkan data Pemkot pada 2023.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan Izmir Novian Hakim mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.

"Berdasarkan aturan tersebut, BBM bersubsidi seperti pertalite dan biosolar dilarang keras diperjualbelikan kembali secara eceran. Petugas di lapangan akan menindak langsung sesuai prosedur jika menemukan pelanggaran," kata Izmir di Balikpapan, ditulis Jumat (18/9).

Penertiban mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Balikpapan yang mengatur tata niaga penjualan BBM eceran dan operasional pom mini.

Izmir mengatakan penataan tersebut bukan bertujuan mematikan usaha mikro. Menurut dia, kebijakan itu juga mempertimbangkan aspek keselamatan, risiko kebakaran, ketertiban umum, estetika kota, serta kepatuhan terhadap aturan.

Dengan jumlah titik yang mencapai ratusan, pengawasan dinilai perlu dilakukan untuk meminimalisasi risiko di lingkungan masyarakat.

Penertiban juga disebut mendukung kebijakan baru penyaluran Pertalite dan Biosolar yang mulai diimplementasikan secara ketat sejak September 2026 untuk mencegah penyalahgunaan komoditas bersubsidi.

Dalam operasi tersebut, Satpol PP berfokus pada penegakan peraturan daerah (perda) dan ketertiban umum. Sementara indikasi dugaan tindak pidana diserahkan kepada pihak kepolisian.

Operasi gabungan itu turut melibatkan unsur TNI, Polri, dan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polresta Balikpapan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Balikpapan Satrio Taufik Dwi NB mengatakan operasi di lapangan dibagi menjadi lima regu yang didukung armada pengangkut.

Menurut dia, personel diinstruksikan bergerak cepat dan taktis untuk mengamankan peralatan utama penjualan sebelum dipindahkan oleh pemilik.

Satrio juga meminta seluruh anggota mengedepankan pendekatan humanis tetapi tetap tegas selama penertiban.

Personel diminta menghindari perdebatan panjang di lapangan dan memastikan situasi tetap kondusif bersama jajaran TNI dan Polri. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :