PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bill Gates Sebut AI Bakal Guncang Dunia Kerja selama 20 Tahun

Home Berita Bill Gates Sebut Ai Bakal ...

Bill Gates memperingatkan kecerdasan buatan (AI) bisa memicu pergolakan ekonomi dan sosial selama 20 tahun ke depan. Lapangan kerja bakal terguncang, bahkan jika AI dikelola dengan baik.


Bill Gates Sebut AI Bakal Guncang Dunia Kerja selama 20 Tahun
Arsip foto - Pendiri Microsoft dan tokoh filantropi dunia Bill Gates (kiri) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi melakukan pertemuan dengan para pengusaha di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/5/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa/aa

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Bill Gates memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat memicu pergolakan ekonomi dan sosial selama dua dekade yang mengganggu lapangan kerja dan kehidupan sehari-hari, bahkan jika teknologinya dikelola dengan baik.

Dalam wawancara siniar "Decoder" yang dirilis Kamis (22/10), pendiri Microsoft itu menyatakan transisi ke ekonomi berbasis AI akan menciptakan pihak yang diuntungkan maupun dirugikan.

"Kekhawatiran terbesar saya adalah periode transisi selama 20 tahun ini, di mana akan ada pihak yang menang dan kalah, serta banyak disrupsi yang terjadi," kata Gates (70).

Menurutnya, masyarakat harus mampu melewati pergolakan itu sebelum akhirnya memasuki era kelimpahan.

Jangka waktu 20 tahun itu hanya estimasi, bukan prediksi pasti. Bisa lebih singkat atau lebih lama, tergantung kemajuan teknologi dan keputusan apakah pengembangan perlu diperlambat.

Gates mengatakan kemajuan AI dan robotika humanoid pada akhirnya memungkinkan mesin mengambil alih sebagian besar pekerjaan fisik manusia, mulai dari membangun rumah dan memproduksi pangan, hingga melakukan operasi bedah.

Meski kemajuan itu bisa mengatasi kelangkaan barang dan jasa, ia menyarankan masyarakat perlu sengaja mempertahankan peran manusia di kegiatan tertentu seperti pengasuhan anak, penyiapan makanan, seni, dan olahraga.

Filantropis itu juga menyoroti potensi manfaat AI di sektor kesehatan dan pertanian, namun memperingatkan pemerintah maupun masyarakat belum cukup siap menghadapi perkembangan teknologi yang pesat.

Ia mendesak pengawasan pemerintah lebih ketat serta langkah pengamanan teknis untuk menangkal serangan siber dan ancaman biologis.

Perusahaan pengembang AI tak bisa dibebani tanggung jawab sendirian mengelola risiko itu.

Gates juga memperingatkan bahwa dalam skenario paling ideal sekalipun, pengembangan AI dapat memicu salah satu periode paling penuh gejolak dalam sejarah umat manusia.

"Saya sebenarnya tidak ingin menyampaikan kabar yang mengkhawatirkan seperti ini, tetapi jauh lebih buruk jika kita tidak memberi tahu orang lain bahwa hal ini akan terjadi. Sebagai manusia, kita memiliki pilihan untuk menentukan bagaimana kita akan membentuk masa depan ini," ujarnya. (Anadolu/Antara)

 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :