Potensi hujan masih membayangi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
EKSPOSKALTIM, Samarinda — Warga Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan masih perlu mewaspadai perubahan cuaca pada Rabu (22/7). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Kaltim-Kalsel masuk dalam area yang dipengaruhi bibit siklon tropis 92W yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Pulau Kalimantan.
Prakirawan BMKG Medayu menjelaskan bibit siklon tropis 92W memengaruhi dinamika atmosfer di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, termasuk di sebagian wilayah Kalimantan.
Dalam prakiraan cuaca harian yang disampaikan BMKG, Samarinda diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan. Sementara itu, Banjarmasin diprakirakan berada dalam kondisi berawan.
"Waspada hujan yang dapat disertai petir di Kota Tanjung Selor," ujar Medayu dalam tayangan prakiraan cuaca BMKG, Rabu.
BMKG menyebut pengaruh bibit siklon 92W tidak hanya terjadi di Kalimantan. Sistem atmosfer tersebut juga terpantau memengaruhi wilayah perairan barat Bengkulu hingga Sumatera Barat, Riau hingga Selat Malaka, pesisir barat Lampung hingga Sumatera Selatan, serta Samudra Hindia di selatan Pulau Jawa.
Untuk wilayah Kalimantan, area yang terdampak meliputi Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur, serta Kalimantan Tengah bagian selatan hingga Kalimantan Barat. Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah.
Selain Samarinda, hujan ringan juga diprakirakan terjadi di Pontianak dan Palangkaraya. Adapun Banjarmasin diprediksi berawan sepanjang hari.
BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama bagi nelayan, pengguna transportasi sungai, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan. Potensi hujan yang meningkat juga perlu menjadi perhatian bagi daerah yang rentan mengalami genangan maupun gangguan aktivitas akibat cuaca.
Meski sebagian besar wilayah Kalimantan hanya diprakirakan mengalami hujan ringan hingga cuaca berawan, BMKG meminta masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca untuk mengantisipasi perkembangan kondisi atmosfer dalam beberapa hari ke depan.



