EKSPOSKALTIM, Jakarta - Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual tapi juga soal ketahanan fisik. Bayangkan, selama berhari-hari, jemaah harus menjalani serangkaian aktivitas padat di bawah cuaca ekstrem.
Tanpa kondisi tubuh yang prima, ibadah bisa terganggu dan bahkan membahayakan diri sendiri. Terutama bagi mereka yang sudah lanjut usia atau masuk kategori risiko tinggi (risti).
Tahun ini, diperkirakan 37 persen jemaah haji berasal dari kelompok lansia. Sementara jemaah risti, jika melihat data 2024, angkanya mencapai 76 persen. Maka, menjaga kesehatan bukan sekadar anjuran, tapi sudah menjadi kewajiban. Berikut lima tips agar tubuh tetap fit selama berhaji:
1. Jangan Memaksakan Diri
Tidur yang cukup dan menghindari aktivitas berlebihan sebelum keberangkatan bisa jadi langkah awal menjaga kebugaran. Sesampainya di Tanah Suci, penting untuk tahu batasan diri. Terutama bagi lansia dan jemaah risti, jangan memaksakan ibadah sunnah seperti salat arbain di Masjid Nabawi jika kondisi tidak memungkinkan.
"Di Madinah, banyak kasus serangan jantung terjadi karena jemaah terlalu memaksakan diri," kata dr. Tri Atmaja Sugiyarno, Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi, saat Bimtek di Madinah dikutip Sabtu (26/4).
Ia menekankan bahwa istirahat adalah bagian dari ikhtiar menjaga ibadah tetap lancar.
2. Konsumsi Vitamin dan Jaga Pola Makan
Vitamin seperti C dan D penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan kebugaran selama menjalani ibadah. Tapi jangan lupa, asupan makanan juga harus diperhatikan. Hindari makanan tinggi gula, garam, dan lemak. Bagi penderita diabetes, ini sangat krusial.
"Makanlah yang sehat, kurangi manis, asin, dan berlemak," pesan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo. Ia juga menyarankan banyak mengonsumsi sayur, buah, serta cukup protein dan air putih.
3. Jangan Lupa Minum Air Putih
Haji tahun ini diprediksi berlangsung di tengah suhu panas. Maka, minum air putih secara rutin sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Idealnya, jemaah minum minimal 2–3 liter per hari.
Seperti dikutip dari Republika, minum jangan menunggu haus. Biasakan minum 2–3 teguk setiap 15 menit. Dan tak perlu menahan diri untuk ke toilet—itu tanda tubuh bekerja normal.
4. Rutin Olahraga Ringan
Persiapan fisik bisa dimulai sejak dari rumah. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, senam, atau berenang selama 30 menit setiap hari. Ini bukan cuma melatih napas, tapi juga memperkuat jantung dan menjaga stamina.
Ingat, olahraga bukan untuk capek-capekan, tapi supaya tubuh lebih siap menghadapi tantangan fisik selama berhaji.
5. Bawa Obat dan Tetap Cek Kesehatan
Bagi jemaah yang punya riwayat penyakit kronis, jangan lupa membawa obat pribadi dan konsumsi sesuai anjuran dokter. Pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan sejak di Tanah Air agar petugas bisa mengantisipasi kondisi khusus.
"Jemaah yang rutin minum obat harus disiplin, jangan sampai putus selama perjalanan," tegas Liliek. Ia juga mengingatkan agar jemaah aktif berkonsultasi dengan tim medis selama di Tanah Suci.

