PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Minyak Haruan Jadi Senjata Baru Kaltim Lawan Stunting

Home Berita Minyak Haruan Jadi Senjat ...

Kapsul minyak ikan haruan menjadi inovasi baru untuk menekan kasus stunting. 


Minyak Haruan Jadi Senjata Baru Kaltim Lawan Stunting
ILUSTRASI pesisir. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalimantan Timur mengembangkan suplemen kesehatan berbahan dasar minyak ikan haruan. Ini, sebagai inovasi untuk menekan angka stunting.

“Penemuan pil anti-stunting haruan merupakan hasil penelitian yang kami lakukan bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) program studi farmasi,” kata Kepala BRIDA Kaltim Fitriansyah di Samarinda, dikutip dari ANTARA, Selasa (25/11).

Ia menjelaskan penelitian berlangsung intensif selama tiga tahun dan tahun ini seluruh proses riset telah selesai. Produk inovasi tersebut dikemas dalam bentuk kapsul agar mudah digunakan.

Penelitian bermula dari keprihatinan pemerintah atas kasus stunting yang dinilai masih tinggi sehingga membutuhkan intervensi teknologi tepat guna. BRIDA kemudian menelusuri potensi lokal yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat.

Para peneliti menemukan bahwa minyak ikan haruan memiliki kandungan paling unggul dibanding minyak ikan patin maupun ikan sungai lainnya, sehingga dinilai efektif untuk penanganan stunting.

Tim BRIDA dan STIKSAM Farmasi lalu menyusun formulasi dengan mencampurkan beberapa jenis haruan oil dan bahan pendukung lainnya hingga diperoleh komposisi terbaik. “Pil anti-stunting ini telah melalui tahap uji coba pada hewan tikus dengan hasil efikasi yang sangat bagus,” ujar Fitriansyah.

Hasil penelitian ini juga telah terbit di jurnal internasional bereputasi. Untuk legalitas, BRIDA saat ini mengurus izin edar ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) serta memproses paten produk tersebut.

Kendala yang dihadapi adalah belum adanya pabrik obat di Kalimantan Timur, sehingga produksi kapsul dilakukan di Magelang, Jawa Tengah. “Pemanfaatan ikan haruan sebagai bahan dasar obat herbal ini sekaligus mengangkat potensi lokal Kaltim, karena populasi ikan ini sangat melimpah di hulu sungai,” kata Fitriansyah.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :