PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bukan Pesut! Viral Mamalia Nyasar hingga ke Sungai Mahakam

Home Berita Bukan Pesut! Viral Mamali ...

Warga yang mengira melihat Pesut Mahakam ternyata sedang menyaksikan satwa yang jauh lebih tak biasa.


Bukan Pesut! Viral Mamalia Nyasar hingga ke Sungai Mahakam
Tangkapan layar Lumba-Lumba Hidung Botol, yang masuk ke Sungai Mahakam yang sempat diabadikan warga. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI) mengonfirmasi bahwa seekor mamalia terpantau berenang menjauh hingga ke kawasan hulu Sungai Mahakam.

Satwa yang terekam berenang sendirian tersebut rupanya ialah lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (Indo-Pacific Bottlenose Dolphin), jenis yang habitat aslinya berada di laut dan pesisir.

Peneliti dari Yayasan Konservasi RASI, Danielle Kreb, mengungkapkan bahwa video terbaru dari pengunggah menunjukkan satwa air asin ini berada di sekitar Jembatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

"Orang yang mengunggah video itu sudah kami konfirmasi. Kapal yang sama bertemu lagi dengan lumba-lumba itu di sekitar Jembatan Kota Bangun dan kelihatannya memang masih mengarah ke hulu," ujar Danielle, Rabu (15/7/2026).

Merespons kejadian langka ini, RASI telah mengerahkan tim pemantau di sejumlah kecamatan di sepanjang jalur Sungai Mahakam. Pemantauan intensif dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan pergerakan lumba-lumba tersebut, terutama mendeteksi apakah satwa ini mulai kelelahan.

Danielle menjelaskan opsi penyelamatan atau penggiringan baru akan dilakukan jika kondisi lumba-lumba memburuk. Saat ini, RASI memilih membiarkannya agar satwa liar tersebut tidak mengalami stres.

"Kami berharap sebenarnya dia memutuskan untuk berbalik arah. Kalau ternyata dia terus bergerak ke hulu dan kondisinya mulai tidak baik, mungkin akan kami coba bantu mengarahkan supaya kembali ke arah muara," kata Danielle.

Berdasarkan rekaman video, lumba-lumba tersebut diperkirakan berjenis kelamin jantan dan sudah berusia dewasa. Kondisinya saat ini dinilai masih sehat karena memiliki energi yang cukup untuk berenang melawan arus hingga ke wilayah hulu. Mengenai penyebab masuknya lumba-lumba laut ini ke air tawar, RASI belum bisa memastikan secara mutlak.

Namun, ada beberapa kemungkinan teoritis, mulai dari faktor musiman hingga persaingan kelompok. "Memang dia berasal dari laut. Kadang-kadang lumba-lumba laut bisa masuk ke sungai, misalnya mengikuti ikan (pakan) atau ada faktor lain.

Bisa saja mencari tempat yang lebih aman, atau memang terpisah dari kelompoknya karena kalah bersaing dengan pejantan dewasa lain. Latar belakangnya kita belum tahu pasti," urai Danielle.

Cara Membedakan dengan Pesut Mahakam

Fenomena ini sempat menarik perhatian warga setempat. Danielle mengimbau masyarakat agar tidak keliru membedakan lumba-lumba laut ini dengan Pesut Mahakam yang merupakan mamalia air tawar endemik setempat.

Secara fisik, keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Lumba-lumba hidung botol memiliki moncong yang panjang dan sirip punggung yang lebih tinggi. Sebaliknya, Pesut Mahakam memiliki bentuk kepala yang bulat tanpa moncong panjang, sirip yang berbeda, serta karakteristik kemunculan ke permukaan air yang khas.

RASI meminta masyarakat yang tidak sengaja melihat atau berpapasan dengan lumba-lumba ini untuk segera mendokumentasikannya. "Kami minta tolong kepada masyarakat, kalau melihat lumba-lumba ini lagi silakan direkam, diunggah, lalu tandai RASI supaya kami bisa mengetahui keberadaannya dan menentukan langkah yang perlu dilakukan," pungkas Danielle.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :