EKSPOSKALTIM, Mahulu -Kabupaten Mahakam Ulu (mahulu) memiliki 14 menara telekomunikasi. Namun, saat ini hanya 7 menara yang berfungsi memperoleh jaringan dan telah diaktivasi.
Olehnya, hingga saat ini dalam memperoleh jaringan di Kabupaten Mahulu masih sangat sulit. Ke 14 menara tersebut merupakan milik Pemerintah Kabupaten Mahulu dan PT Telkomsel.
Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata (dishubpar), Alfred, menyebutkan 7 menara yang belum berfungsi ini masih menunggu perjanjian kerjasama, antara Pemerintah Kabupaten dengan PT Telkomsel untuk dilakukan aktifasi.
"Yang 7 ini masih dalam proses, kita upayakan untuk bisa diaktifasi secepatnya," kata Alfred di ruang kerjanya, Jalan Apo Medo, Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kamis (20/10) siang.
Diimbuhkan Alfred, pihaknya juga telah mempersiapkan 5 menara untuk persiapan aktifasi tersebut. Namun sebelum dilakukan aktifasi, terlebih dahulu harus mempersiapkan genset maupun tenaga maintenance (perawat).
"Kita akan menyiapkan dulu semuanya, agar perawatan apa yang kita miliki selalu bagus," ujarnya.
Dijelaskan, 5 tower ini nantinya tidak secara bersamaan dilakukan aktifasi. Yang pertama kali akan di aktifasi yaitu menara dengan sistem tranmisi teresterial.
"Dua menara itu ada di Muarenyang yang menggunakan sistem visat, yang kita mau aktifkan duluan itu yang dekat-dekat sini dulu," pungkasnya.(ADV).

