PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Program Z-Chicken: Modal Usaha Rp20 Juta Digelontorkan untuk Pedagang Kuliner Samarinda

Home Berita Program Z-chicken: Modal ...

Bagi Hartati, pedagang kuliner di Jalan Marsda A Saleh Samarinda, bantuan gerobak dan modal usaha dari program Z-Chicken menjadi peluang untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis selama dua tahun. 


Program Z-Chicken: Modal Usaha Rp20 Juta Digelontorkan untuk Pedagang Kuliner Samarinda
Baznas Kalimantan Timur meresmikan program pemberdayaan ekonomi Z-Chicken di Samarinda, Rabu (22/7). Ekspos/Sintya

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur mulai menggulirkan program pemberdayaan ekonomi baru bertajuk Z-Chicken. Puluhan pelaku usaha mikro dari kalangan kurang mampu di Kota Samarinda menjadi penerima manfaat pada tahap perdana program tersebut.

Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhan mengatakan, Z-Chicken merupakan program baru yang melengkapi sejumlah program pemberdayaan ekonomi yang selama ini telah dijalankan Baznas, seperti Z-Auto dan Z-Mart.

"Program ini memang baru, sementara program-program yang lain sudah kita jalankan," kata Nabhan, Rabu (22/7).

Ia menjelaskan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dari sekitar 40 pendaftar, hanya 35 orang yang dinyatakan lolos setelah melalui proses verifikasi administrasi dan persyaratan.

Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp20 juta. Sebanyak Rp10 juta dialokasikan untuk penyediaan gerobak beserta perlengkapan memasak, sedangkan Rp10 juta lainnya menjadi modal awal membeli bahan baku seperti ayam, tepung, bumbu, hingga kemasan produk.

Selain bantuan modal, seluruh peserta juga diwajibkan mengikuti pelatihan selama dua hari yang membahas teknik memasak, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran. Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang usaha kuliner.

"Kami ingin peserta tidak hanya mendapat bantuan, tetapi juga memiliki pengetahuan tentang cara mengelola usaha agar bisa berkembang," katanya.

Pendampingan tidak berhenti pada pelatihan. Baznas Kaltim juga menyiapkan fasilitasi sertifikasi halal bagi seluruh penerima manfaat bekerja sama dengan BPOM agar produk yang dijual memenuhi standar kehalalan.

"Hal ini agar kepercayaan masyarakat terhadap produk semakin meningkat," tutur Nabhan.

Program Z-Chicken saat ini baru diterapkan di Kota Samarinda. Namun, Baznas Kaltim akan melakukan evaluasi sebelum memperluas pelaksanaannya ke kabupaten dan kota lain di Kaltim.

Lebih jauh Nabhan menambahkan jumlah penerima yang mencapai 35 orang dipilih agar program dapat dijalankan secara efektif bersama mitra yang menangani pelaksanaannya. Melalui program tersebut, Baznas berharap para penerima manfaat dapat meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

"Kita harapkan mereka bisa meningkatkan pendapatan sehingga dapat membantu kebutuhan keluarga, termasuk biaya sekolah anak," ucapnya.

Salah seorang penerima manfaat, Hartati, mengaku mengetahui informasi pendaftaran melalui media sosial. Ia telah menjalankan usaha kuliner selama sekitar dua tahun, meski sempat berhenti sebelum kembali berjualan.

Hartati berjualan di kawasan Jalan Marsda A Saleh dengan menyewa teras rumah sebagai lokasi usaha. Sebelum menerima bantuan, ia mengaku belum memiliki gerobak sendiri.

Ia berharap bantuan dari Baznas Kaltim dapat menjadi titik awal untuk mengembangkan usahanya sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

"Semoga berkah, usahanya lancar, bisa membantu ekonomi keluarga," tutupnya.

 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :