EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Pemerintah Sarawak, Malaysia, serius menjajaki pembukaan rute penerbangan langsung ke Kalimantan Timur (Kaltim). Ini, disebut sebagai langkah memperkuat konektivitas dan hubungan bilateral dua wilayah di Pulau Borneo.
Menteri Pengangkutan Sarawak Dato Sri Lee Kim Shin mengatakan Air Borneo kini menyiapkan pembukaan rute baru di kawasan Kalimantan. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda, Selasa (9/12).
“Kita berharap bisa membuka penerbangan langsung dari Sarawak ke Kaltim,” ujar Lee Kim Shin, dikutip dari ANTARA.
Ia menyinggung kedekatan historis kedua daerah, termasuk penyelenggaraan Sukan Borneo 2007 di Kaltim. Menurutnya, konektivitas menjadi isu utama karena warga Sarawak yang ingin ke Kaltim masih harus transit di Jakarta, yang memakan waktu dan biaya lebih besar.
Wakil Menteri Pengangkutan I Sarawak Datuk Dr Jerip Susil turut hadir dan diterima Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni.
Sri Wahyuni menyambut rencana tersebut dan menyebut hubungan Kaltim–Sarawak sudah lama terbangun, baik secara ekonomi maupun sosial-budaya.
https://eksposkaltim.com/berita-15826-siapsiap-bandara-ikn-jadi-bandar-udara-umum.html
“Kaltim saya rasa bukan wilayah yang asing bagi Sarawak. Hubungan kita sudah terbangun, dan kunjungan ini semakin mempererat silaturahmi,” katanya.
Ia menegaskan izin penerbangan berada di tangan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. Namun Pemprov Kaltim siap memberikan dukungan penuh agar rute langsung itu dapat terealisasi.
“Pemprov Kaltim siap mendukung jika Sarawak membuka rute penerbangan langsung ke Kaltim,” ujarnya.
Sri Wahyuni menambahkan potensi konektivitas tak hanya berhenti di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Menurut dia, rute Sarawak–Kaltim bisa dikembangkan sebagai paket perjalanan lanjutan menuju Berau, terutama destinasi unggulan Kepulauan Derawan.
"Tujuannya agar wisatawan bisa langsung menikmati destinasi di Berau, termasuk Derawan dan sekitarnya, tanpa hambatan logistik," katanya.

