Panas ekstrem yang melanda Arab Saudi selama musim haji tahun ini turut membayangi kondisi kesehatan jemaah. Hingga awal masa pemulangan, enam jemaah asal Kalimantan Timur tercatat meninggal dunia di Tanah Suci, sementara total korban dari Embarkasi Balikpapan mencapai sembilan orang.
EKSPOSKALTIM, Samarinda — Sebanyak sembilan orang haji dari Embarkasi Balikpapan, dengan enam orang di antaranya berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim), dilaporkan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 2026 di Tanah Suci.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan Mohlis Hasan mengatakan sebagian besar jemaah meninggal akibat sakit, kelelahan, serangan jantung, maupun penyakit bawaan yang diperparah oleh paparan suhu panas ekstrem.
"Penyebab kematian sebagian besar karena sakit, kelelahan, serangan jantung, atau penyakit bawaan akibat paparan suhu panas yang mencapai 47 derajat Celsius di sana," kata Mohlis di Samarinda, ditulis Rabu (10/6).
Ia menjelaskan jumlah jemaah haji asal Kaltim yang meninggal pada musim haji tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada musim haji 2025 tercatat empat jemaah asal Kaltim meninggal dunia, sedangkan tahun ini jumlahnya bertambah menjadi enam orang.
Di tengah kabar duka tersebut, proses pemulangan jemaah haji ke Tanah Air terus berlangsung secara bertahap. Rombongan Kloter 02 tiba di Balikpapan pada 9 Juni 2026 pukul 10.00 WITA dan disambut langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
Sebelumnya, Kloter 01 yang berjumlah 360 jemaah dan didominasi warga Kota Samarinda telah lebih dulu tiba pada 7 Juni 2026.
"Rombongan Kloter 02 ini juga membawa total 360 orang haji, yang sebagian besar berasal dari Kota Balikpapan beserta tambahan beberapa jamaah mutasi dari Kutai Kartanegara," ujar Mohlis.
Setibanya di Asrama Haji Balikpapan, seluruh jemaah mengikuti proses serah terima, pemeriksaan barang bawaan oleh petugas bea cukai, serta pemeriksaan kesehatan lanjutan.
Menurut Mohlis, pemeriksaan kesehatan difokuskan kepada jemaah yang memerlukan perhatian khusus. Secara umum, kondisi kesehatan para jemaah yang telah kembali ke Tanah Air terpantau cukup baik.
"Secara keseluruhan kondisi kesehatan fisik jamaah yang telah kembali ke Tanah Air terpantau cukup sehat, meski terdapat beberapa keluhan batuk ringan tanpa gangguan medis berat," ungkapnya.
Pemulangan jemaah haji Embarkasi Balikpapan dijadwalkan berlangsung hingga kedatangan Kloter 16 sebagai kelompok terbang terakhir pada 30 Juni 2026 pukul 04.30 WITA.
Sementara itu, panitia penyelenggara haji daerah kini tengah mempersiapkan kedatangan jemaah Kloter 03 yang dijadwalkan tiba pada 11 Juni mendatang. (ant)



