PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tak Pakai Helm, Berboncengan Terbalik, Dua Bocah Diamankan Wakapolres

Home Berita Tak Pakai Helm, Berboncen ...

Tak Pakai Helm, Berboncengan Terbalik, Dua Bocah Diamankan Wakapolres
TERTUNDUK MALU: AR (13) dan KW (13) berkendara dengan cara yang tak lazim. (ist)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan- Kelakuan dua bocah usia belasan tahun ini benar-benar konyol. Karena ingin mencari sensasi, AR (13) dan KW (13) berkendara dengan cara yang tak lazim.

Keduanya sebelumnya memang sudah diperbolehkan orang tuanya mengendarai motor di jalan raya. Parahnya lagi, dua bocah yang tinggal di kawasan Kelurahan Sepinggan ini sama sekali tidak memakai helm.

Bahkan KW nekat duduk menghadap belakang lantaran iseng. Saat itu kedua bocah ini sedang melintas di Jalan Marsma Iswahyudi, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Karena AR dan AW saat itu berboncengan dengan cara tak lazim, menarik perhatian warga sekitar yang melihat. Nahas, sekira pukul 14.00 Wita itu, kedua bocah yang berkendara secara ugal tak sengaja berpapasan dengan sebuah mobil patroli yang dikendarai Wakapolres Balikpapan Kompol Yolanda E Sebayang. Perempuan berpangkat melati satu itu lantas memblokir jalan bocah tersebut.

"Kami saat itu melintas di Jalan Marsma Iswahyudi depan Kantor Disporapar. Mereka ini sudah melanggar, saat melihat mobil patroli motornya semakin ugal-ugalan. Akhirnya kami amankan anak-anak ini ke Mapolres," ungkap Yolanda di Mapolres, kemarin (11/4) siang.

Sebenarnya masih ada dua bocah lain, yang juga rekan keduannya. Hendak bermaksud diamankan, namun karena terfokus pada AR dan KW, maka mereka berhasil kabur dari kejaran mobil patroli.

Sementara AR dan KW selanjutnya menunggu di Mapolres untuk dijemput orangtua mereka. AR mengaku, apa yang mereka lakukan hanya untuk mencari sensasi. Ia mengatakan, sepulang sekolah ia bermaksud mengajak KW pergi ke bengkel untuk memperbaiki motor tersebut.

"Saya cari sensasi aja, kan pulang sekolah jemput dia habis ujian mau ke bengkel bawa motor kakak," katanya.

Bocah kelas VIII ini saat diamankan juga masih berseragam SMP. Ia mengakui, memang kerap membawa motor sendiri ke sekolah jika kendaraan tersebut sedang tidak dipakai. "Kadang pakai (motor) tapi lewat laut," ujarnya.

Kapolres Balikpapan, AKBP Jeffri Dian Juniarta langsung menginstruksikan seluruh jajaran Polres Balikpapan termasuk polsek-polsek untuk menindak anak-anak di bawah umur yang terlihat mengendarai kendaraan bermotor tanpa kelengkapan berkendara yang lengkap.

Terlebih sejumlah kasus kriminalitas seperti curanmor pelakunya adalah anak di bawah umur. "Orangtua jangan bangga anaknya yang masih kecil bisa naik motor. Jangan perbolehkan anak-anak sembarangan membawa motor, apalagi memberi hadiah. Termasuk meletakkan kunci motor jangan sembarangan, jauhkan dari anak-anak," kata Jeffri.

Menurutnya, masih banyak sekali anak-anak di bawah umur yang membawa motor sembarangan dan ugal-ugalan. Terkait fenomena ini butuh perhatian khusus tidak hanya dari orangtua namun juga sekolah.

"Jangan senang dulu anaknya bisa bawa motor, nanti kalau kecelakaan, orangtua sudah tidak bisa senang lagi kan," tandasnya.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :