PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

NOMOR TANDING CABOR JUDO DIKURANGI, TAMBANG EMAS BONTANG PUN MENIPIS

Home Berita Nomor Tanding Cabor Judo ...

NOMOR TANDING CABOR JUDO DIKURANGI, TAMBANG EMAS BONTANG PUN MENIPIS
Atlet Cabang Olahraga Judo Kota Bontang. (Eksposkaltim/Heri)

EKSPOSKALTIM, Bontang – Atlet cabang olahraga (Cabor) Judo Bontang akan ikut ambil bagian dalam kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov), yang akan digelar di Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan September 2016 mendatang.

Pelatih Judo Bontang, Lugito, mengatakan atlet binaannya sudah siap untuk merebut medali emas yang akan dilombakan. Namun pihaknya menyayangkan, nomor tanding Cabang Olahraga (cabor) judo dikurangi karena keterbatasan anggaran di provinsi. Padahal menurutnya, judo merupakan tambang emas bagi Kota Bontang. 

“Atlet binaan saya sudah memiliki persiapan yang matang. Tapi sayang, dari enam kelas putra dan enam kelas putri yang di pertandingkan tahun lalu, sekarang masing-masing tinggal empat kelas saja yang akan di berangkatkan. Untuk kelas yang diberangkatkan, kelas 45 Kg, kelas 52 Kg, kelas 57 Kg dan kelas 60 Kg putri,” katanya, saat di wawancarai via telepon. Senin (18/7/2016) pagi tadi. 

Padahal kata dia, tahun lalu Kota Bontang mampu menyabet 5 medali emas dan 7 medali perak, dari 12 atlet yang mengikuti kelas cabor judo tersebut. Ia juga menambahkan, pemerintah tidak memberi apresiasi kepada atlet apabila memboyong medali kemenangan serta membawa harum Kota Bontang. 

“Untuk pengapresiasian kepada atlit berprestasi, yang di berikan pemerintah kepada atlet jika mereka  menang itu nol rupiah, karena tidak ada dianggarkan dari Dispora,” cetusnya. 

Lebih lanjut ia mengungkapkan, para atlet judo pada kejuaraan tahun lalu hanya di beri fasilitas berupa tempat tinggal di rumah-rumah penduduk. Sementara, sebagian atlet cabor lainnya ada yang di tempatkan di Hotel.

“Hanya cabor-cabor tertentu saja yang diinapkan di hotel, seperti panahan dan atletik. Itu bisa dikatakan tidak adil,” tandas Lugito.

Lugito berharap, kedepannya penginapan atlet agar disamakan untuk menghindari kecemburuan sosial sesama atlit, dan juga tidak terkesan pilih kasih.

"Saran dari cabor Judo agar penginapan disamakan, kalau di hotel ya di hotel semua. Dan kalau di penduduk ya penduduk semua, jadi tidak ada yang iri,” katanya.  

Pihaknya juga berpesan kepada para atlit binaannya, agar berbesar hati untuk menerima segala permasalahan yang ada, dan tetap fokus untuk menjadi yang terbaik.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :