PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

TUKANG PARKIR ANGKAT BICARA SOAL RETRIBUSI TAK MASUK KE KAS DAERAH

Home Berita Tukang Parkir Angkat Bica ...

TUKANG PARKIR ANGKAT BICARA SOAL RETRIBUSI TAK MASUK KE KAS DAERAH
Surat Ketetapan Dishub Bontang, terkait petugas pemungutan retribusi parkir yang dimiliki Much. Nurung. (Eksposkaltim/Arsyad)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Salah satu pengelola parkir pasar malam Berebas angkat bicara soal pungutan retribusi parkir yang tak masuk dalam kas daerah. Lantaran, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Bontang terkesan lepas tangan dalam hal ini.

Much Nurung mengungkapkan, sejak 5 tahun silam, Dishubkominfo tak lagi mengkoordinir para petugas parkir di Kawasan ini, dikarenakan terjadi perpecahan antar kubu tukang parkir yang ada dikawasan pasar malam Berebas ini.  .

"Sekarang sudah terpecah, dan masing-masing sudah punya parkiran sendiri. Padahal dulu saya sebagai ketuanya disini. Tapi ada yang ingin menguasai parkiran tersebut, dan saya juga terus mempertahankan tempat saya sehingga terpecah begini," kata Nurung, saat ditemui dikediamannya, Jalan Sultan Hasanuddin, Berebas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (18/7/2016) siang tadi.

Nurung mengatakan, sebelum terjadi perpecahan, pihaknya rutin menyetorkan retribusi parkir tersebut kepada Dishubkominfo. Namun sekarang ini, hasil pungutan retribusi parkir ini hanya ia sumbangkan sebagian kepada Musholla yang ada di area pasar malam.

"Dulu itu saya selalu menyetor hasil yang didapatkan dari parkir ke Dishub. Tapi sekarang, saya cuman menyumbang ke Musholla saja setiap malam setelah melakukan aktifitas parkir," terangnya.

Selain itu, Nurung mampu menunjukkan Surat Keputusan (SK) miliknya yang dikeluarkan Dishubkominfo tahun 2010 silam. Sehingga, dirinya merasa tidak ilegal untuk melakukan pungutan biaya parkir bersama ke dua rekannya.

"Kami bertiga sudah memiliki SK dari Dishub sendiri. Disini dulu sebenarnya banyak petugas parkir, tapi ndak tau pada kemana semua. Jadi sepanjang pasar malam itu, sekarang ada tiga pemiliknya, salah satunya saya. Karena memang, saya yang paling pertama membuka parkiran disini," ujarnya.

Diungkapkannya bahwa dia bersedia menyetorkan uang hasil pungutan retribusi parkir yang dia lakukan, kepada Dishub ataupun Pemerintah Kota dengan alasan-alasan tertentu.

 "Kalau saya sendiri sembarang bagaimana bagusnya. Kalau memang hasilnya itu mau disetor ke Dishub, saya siap. Asalkan jangan cuman saya yang menyetor, tapi berlaku untuk semua yang melakukan parkir disini," pungkasnya


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :