EKSPOSKALTIM, Bontang - Walikota Bontang Neni Moerniaeni melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di SDN 008 Bontang Utara, untuk memastikan langsung tidak adanya aktifitas perpeloncohan di hari pertama para siswa masuk sekolah. Senin (18/7) pagi tadi.
“Saya sengaja sidak di sekolah untuk memastikan di hari pertama kegiatan berjalan lancar. Terutama saya ingin memastikan tidak ada lagi kegiatan MOS yang sifatnya perpeloncohan. Karena itu juga sudah ada larangan dari pusat,” kata Wali Kota.
Dalam sidak itu, Wali Kota juga menyempati berkeliling sekolah dan menyapa beberapa para orangua siswa yang tengah mengantarkan anak – anaknya sekolah di hari pertama.
“Ini kan hari pertama anak anak sekolah. Ya jadi saya pun berharap para orangtua bisa mengantarkan anaknya sekolah. Ini penting untuk peran orangtua dalam terlibat di aktifitas pendidikan anaknya. Secara tidak langsung ada semangat yang muncul dari para anak – anak ketika akan memulai kegiatan belajar,” jelasnya.
Apalagi kata Wali Kota, dirinya juga sudah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada para orang tua yang berada di lingkungan pemerintah, maupun himbauan di jajaran perusahaan untuk mengantarkan para anaknya ke sekolah di hari pertama.
Harapannya, orang tua bisa bertemu dengan para guru dan membangun komunikasi yang baik saat mengantarkan anak pada hari pertama sekolah.
"Suasana seperti ini akan memberikan rasa nyaman tidak hanya bagi anak-anak, tapi juga bagi sebagai orangtua. Kami memohon maaf jika pelayanan publik agak sedikit terganggu dikarenakan hal ini. Namun seusai mengantar anaknya sekolah, pegawai kembali ke tempat kerjanya masing-masing," ujarnya.
Kata Neni, siswa baru atau di hari pertama belajar bisa mempengaruhi sistem pembelajaran yang baik antara orangtua dan sekolah, bisa saling berkolaborasi mendidik anak secara maksimal.
“Pendidikan itu kolaborasi antara pendidik di rumah dan pendidik di sekolah. Kolaborasi hanya bisa terjadi jika ada komunikasi. Karena itu kita memulai komunikasi di hari pertama,” pungkasnya.

