PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pancaroba, Kaltim Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Home Berita Pancaroba, Kaltim Berpote ...

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di Kalimantan Timur seiring kondisi cuaca yang tidak menentu pada masa pancaroba.


Pancaroba, Kaltim Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
BMKG memprediksi mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur, pada Kamis (9/4). 

Di kawasan Kalimantan, hujan diprakirakan terjadi di Pontianak, Palangkaraya, dan Tanjung Selor, sementara Banjarmasin berpotensi mengalami hujan disertai petir dan angin kencang.

Secara nasional, BMKG juga memprakirakan potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia.

Prakirawan BMKG, Henokvita H, menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi adanya daerah konvergensi yang memanjang di sejumlah wilayah, mulai dari Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa Barat, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, hingga Laut Arafuru.

Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilalui konvergensi atau konfluensi.

Sejumlah kota besar diprakirakan mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, antara lain Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Yogyakarta, Banjarmasin, dan Merauke.

Sementara itu, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang.

Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Tanjung Selor, Denpasar, Mataram, Makassar, Mamuju, Kendari, Palu, Manado, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, hingga Jayawijaya.

Adapun wilayah lain seperti Ternate, Jayapura, Gorontalo, dan Kupang diprakirakan hanya mengalami cuaca berawan.

BMKG sebelumnya juga mengingatkan bahwa sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki masa peralihan dari musim hujan ke kemarau atau pancaroba.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, menyebut kondisi pancaroba ditandai cuaca yang tidak menentu dan berpotensi memicu kejadian ekstrem.

“Pada periode ini, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujarnya.

BMKG menegaskan kondisi cuaca ekstrem pada masa pancaroba dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, mulai dari potensi pohon tumbang, genangan air, hingga gangguan transportasi.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca resmi BMKG serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca memburuk. (Ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :