Keceriaan bermain di Pantai Kemala Balikpapan berubah menjadi kepanikan setelah empat anak terseret ombak. Tiga korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan satu anak masih dinyatakan hilang.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Empat anak terseret ombak saat berenang di Pantai Kemala, Kecamatan Balikpapan Kota, Sabtu (11/7/2026) pagi. Tiga berhasil diselamatkan, sementara satu korban bernama Abizar hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Komandan Regu Pencarian Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Balikpapan, Ngalim, menjelaskan tiga anak berhasil diselamatkan oleh personel Ditpolairud Polda Kaltim.
"Tiga anak berhasil diselamatkan oleh personel Ditsabhara, sementara satu korban atas nama Abizar sampai saat ini masih sedang dalam pencarian oleh tim SAR gabungan," kata Ngalim.
Keempat bocah, Muhammad Afis, Gibran, Muhammad Agus, dan Abizar, sedang berenang ketika ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret tubuh mereka. Operasi pencarian melibatkan Basarnas, BPBD Balikpapan, Satpolairud Polresta Balikpapan, TNI AL, dan gabungan relawan.
Siklon Tropis Bavi Perkuat Gelombang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gelombang yang menerjang pesisir Balikpapan dan Kaltim secara umum berkaitan dengan fenomena cuaca di utara Indonesia. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Djoko Sumardiono, menjelaskan tinggi gelombang di perairan Kaltim sebenarnya berkisar antara 1,25 hingga 1,5 meter atau kategori sedang, namun konvergensi cuaca membuat hantaman di pesisir menjadi lebih kuat dari biasanya.
"Salah satu penyebab yang secara tidak langsung meningkatkan potensi tinggi gelombang di perairan Kaltim adalah adanya siklon tropis Bavi yang berkembang di sekitar Laut Filipina bagian utara," kata Djoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/7/2026).
Siklon tropis ini, lanjut Djoko, didukung oleh pola angin Monsun Australia yang berembus kencang dari tenggara menuju barat laut Kaltim sehingga mempercepat aliran angin dan meningkatkan tinggi gelombang laut. "Kondisi ini diprediksikan bertahan hingga siklon tropis Bavi melemah dan luruh di sekitar daratan China hingga tanggal 12 Juli mendatang," paparnya.


