EKSPOSKALTIM, Bontang – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang mencatat sebanyak 4.759 pelamar mendaftar selama empat hari pelaksanaan Job Fair Bontang 2026, yang berlangsung pada 1–4 September 2026.
Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bontang, Takdir Mannang, mengatakan tingginya jumlah pelamar menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kesempatan kerja, maupun pengembangan kompetensi yang ditawarkan melalui Job Fair.
Dari total 4.759 pelamar tersebut, sebanyak 3.130 orang melamar lowongan pekerjaan, kemudian 1.461 orang mengikuti pendaftaran program pemagangan.
Sementara itu, 110 orang mendaftar pelatihan kerja dan 58 orang mengajukan sertifikasi.
"Sebenarnya kami menyediakan 278 lowongan kerja tapi bertambah jadi 289, lalu posisi pemagangan dari 108 jadi 117 kesempatan, 16 pelatihan kerja, serta 15 sertifikasi," katanya, Minggu (6/9).
Takdir menjelaskan Job Fair 2026 berhasil membuka 437 kesempatan kerja dan menjaring 4.759.
"Setelah ini, kami minta kepada perusahaan atau lembaga yang sudah melakukan penyerapan dari job fair agar melaporkan ke Disnaker sebagai data kami," imbuhnya.
Melihat jumlah pelamar yang jauh lebih besar dibandingkan kesempatan yang tersedia, persaingan untuk mendapatkan pekerjaan dalam Job Fair tahun ini diperkirakan cukup ketat.
Karena itu, pencari kerja juga didorong memanfaatkan program pemagangan dan pelatihan, untuk menambah pengalaman serta meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.


