PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hujan Mulai Turun di Kalimantan, Kaltim Masih Dibayangi Udara Kabur

Home Berita Hujan Mulai Turun Di Kali ...

Hujan yang mulai turun di sebagian Kalimantan belum mengakhiri dampak musim kering.


Hujan Mulai Turun di Kalimantan, Kaltim Masih Dibayangi Udara Kabur
Hujan yang dirindukan kembali hadir di Kota Balikpapan, setelah Jumat 4/9, hujan kembali turun di pagi Senin 7/9. Foto: ANTARA/novi abdi

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Kondisi cuaca di Kalimantan belum menunjukkan perbaikan yang merata. Setelah hujan mengguyur Balikpapan sehari sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih memprakirakan potensi udara kabur di Samarinda pada Selasa (8/9).

Dalam pembaruan informasi cuaca yang disampaikan BMKG, Samarinda masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami udara kabur bersama Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung. Sementara itu, Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan diprakirakan berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Prakirawan BMKG Miftah Ali menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi aktivitas atmosfer yang mendorong pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Peningkatan pembentukan awan dipicu oleh keberadaan daerah konvergensi dan konfluensi yang terpantau di berbagai wilayah perairan dan atmosfer Indonesia.

Daerah konvergensi terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga pesisir barat Aceh, Laut Flores, Laut Arafuru, Laut Banda, serta Papua Tengah hingga Papua. Sementara daerah konfluensi terdeteksi di Selat Malaka bagian utara, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi hingga wilayah utara Papua.

Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah, termasuk Kalimantan Selatan yang diprakirakan mengalami hujan ringan.

Di wilayah Kalimantan lainnya, BMKG juga memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat, dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Adapun Tanjung Selor, Kalimantan Utara, berpotensi mengalami hujan disertai petir.

Perbedaan kondisi cuaca antardaerah menunjukkan distribusi kelembapan dan dinamika atmosfer di Pulau Kalimantan masih belum merata.

Sebelumnya, BMKG Balikpapan melaporkan hujan ringan hingga sedang yang mengguyur seluruh wilayah Kota Balikpapan pada Senin (7/9/2026) merupakan fenomena alam yang dipicu aktivitas Gelombang Kelvin. Fenomena tersebut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan setelah Kalimantan Timur mengalami periode cuaca panas dan kering sejak Juli lalu.

Meski demikian, potensi udara kabur di Samarinda menunjukkan kualitas atmosfer di sebagian wilayah Kalimantan Timur masih belum sepenuhnya pulih, terutama di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah daerah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun kelompok rentan yang sensitif terhadap penurunan kualitas udara. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :