Di tengah kondisi cuaca yang berbeda itu, BMKG juga mencatat sejumlah wilayah lain di Kalimantan masih menghadapi potensi hujan, asap, hingga kabut.
EKSPOSKALTIM, Samarinda - Kondisi cuaca di sejumlah kota di Kalimantan diprakirakan berbeda pada Selasa (15/9). Samarinda berpotensi mengalami cuaca berawan tebal, sedangkan Banjarmasin masih menghadapi potensi udara kabur.
Prakirawan BMKG Ranika mengatakan potensi hujan dengan intensitas berbeda juga masih terdapat di sejumlah wilayah Indonesia.
Dalam informasi prakiraan cuaca yang disampaikan melalui kanal YouTube BMKG, hujan sedang berpotensi terjadi di Tanjung Selor, Kalimantan Utara.
Sementara hujan ringan diprakirakan mengguyur Pontianak, Kalimantan Barat. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di sejumlah kota lain seperti Banda Aceh, Medan, dan Bandar Lampung.
Untuk Kalimantan, BMKG memprakirakan Samarinda mengalami cuaca berawan tebal. Sementara Banjarmasin berpotensi mengalami udara kabur.
Kondisi udara kabur juga berpotensi terjadi di Padang, Palembang, dan Pangkal Pinang. Adapun Palangka Raya, Kalimantan Tengah, diprakirakan berpotensi mengalami asap atau kabut.
Prakiraan tersebut menunjukkan kondisi cuaca dan atmosfer di sejumlah wilayah masih cukup beragam. Hujan berpotensi terjadi di sebagian daerah, sementara wilayah lainnya menghadapi tutupan awan tebal maupun kondisi udara kabur.
Di luar Kalimantan, BMKG juga mencatat potensi hujan ringan di Mamuju, Ambon, Nabire, dan Jayawijaya.
Sejumlah kota seperti Denpasar, Mataram, Makassar, Kupang, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Merauke diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.
Sementara Palu dan Kendari masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami udara kabur.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi prakiraan cuaca sebelum beraktivitas, terutama karena kondisi cuaca dapat berubah.
“Pastikan untuk selalu memperbaharui informasi cuaca melalui website bmkg.co.id dan media sosial kami di @info.bmkg,” kata Ranika.


