EKSPOSKALTIM, Bontang - Kabar duka datang dari keluarga Fahruraji warga RT.04 Gang Losari 7 Eks Gang Wira Dua, Kelurahan Berebas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (29/11) malam, sekira pukul 23.45 Wita.
Anaknya yang masih berusia dua tahun, Naira Ramadhina, meninggal dunia karena posifitf terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue, berdasakan keterangan dari salah satu Rumah Sakit di Kota Bontang.
Ditemui di kediamannya, Fahruraji menceritakan kondisi anaknya saat mulai terkena penyakit DBD tersebut. Dimana saat itu, Naira mengalami panas tinggi sejak Sabtu (26/11) dan langsung dilarikan ke Puskesmas.
"Di Puskesmas ia diberikan obat penurun panas, dan diinformasikan jika panasnya tidak kunjung turun selama tiga hari, harus dibawa kembali ke Puskesmas," ujarnya
Selama tiga hari itu kondisi Naira pun tak kunjung membaik. Pihak keluarga pun langsung melarikan Naira ke Rumah Sakit (RS) untuk dilakukan pengecekan darah, tanpa kembali ke Puskesmas.
"Setelah tiga hari saya dari Puskesmas, panas anak saya kok tidak turun, langsung saya bawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan tes darah. Alhasil, anak saya dinyatakan positif terkena DBD," imbuhnya
Dikarenakan peralatan di RS tersebut tidak memadai, oleh pihak RS tersebut Naira pun dirujuk ke Rumah Sakit yang dinilai lebih komplit.
" Akan tetapi, tak berselang 1 hari anak saya dilarikan ke Rumah Sakit, dia sudah dipanggil sama Yang Maha Kuasa," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Dari penuturan warga sekitar, di wilayah tempat tinggal Almarhumah Naira ini rawan terjadi DBD. Apalagi selama 3 bulan terakhir ini tak pernah dilakukan foging, sehingga menyebabkan nyamuk berkembang biak.
"Sudah 3 bulan kalau saya tidak salah. Maunya, penyemprotan itu dilakukan 2 atau 3 kali sebulan, biar nyamuk tidak kembali. Meskipun kami sudah bersih-bersih setiap hari, akan tetapi juga perlu diadakan penyemprotan supaya terhindar dari DBD," kata Faisal, tetangga Almarhumah Naira.

