EKPOSKALTIM, Kutim - Berita palsu atau Hoax dengan sekejap dapat menyebar di Media Sosial (Medsos). Masyarakat dituntut lebih cerdas untuk menyaring setiap informasi yang masuk agar tak mudah terprovokasi pemberitaan yang salah atau bahkan menjurus ke fitnah.
Begitu yang disampaikan dalam obrolan ringan EKSPOSKaltim, dengan Wakil Ketua Majelis Perwakilan Rakyat Republik (MPR), Mahyudin saat ditemui di kediamannya di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara, belum lama ini.
"Sekarang ini di medsos banyak sekali berita-berita Hoax, makanya kita sebagai pengguna medsos juga harus pintar-pintar, dan jangan muda terpengaruh," ucap Mahyudin.
Untuk memerangi hal tersebut, politisi partai Golkar itu meminta pemerintah daerah membentuk sebuah tim atau lembaga khusus untuk memantau perkembangan media sosial.
"Jangan biarkan bangsa ini tidak siap dengan adanya teknologi. Jadi marilah kita perangi berita Hoax ini bersama-sama," pesannya.
Sebelumnya Wakil Ketua MPR tersebut berada di Sangatta sejak Kamis (18/2) lalu. Selain menyoroti mengenai pemberitaan Hoax, selama pulang kampung Mahyudin juga sempat menggelar sosialisasi empat pilar dasar kebangsaan di Sekolah Menegah Atas (SMA) 2 Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Kamis (16/02), siang.
Materi yang dibawakan bertajuk pancasila sebagai dasar ideologi negara yakni UUD NKRI 1945. Di hadapan ratusan murid, Mahyudin menjelaskan rinci materi demi materi. Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang – Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

