PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pembayaran Kontraktor, Amiluddin: Insya Allah Besok Dibayar Semua

Home Berita Pembayaran Kontraktor, Am ...

Pembayaran Kontraktor, Amiluddin: Insya Allah Besok Dibayar Semua
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Amiluddin. (EKSPOSKaltim/Ismail)

EKSPOSKALTIM, Bontang – Realiasi pembayaran hutang Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terhadap sejumlah kontraktor sudah mencapai 40 persen dari total hutang kurang lebih Rp 108 miliar. Pembayaran ditarget rampung, Jumat (10/3) besok.

"Insya Allah besok selesai semua pembayaran terhadap kontraktor," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Amiluddin, saat dijumpai di kantornya Jalan MT Haryono Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara, Kamis (9/3) siang.

Amiluddin mengatakan, saat ini proses pembayaran tinggal menunggu surat perintah pencairan dana (SP2D). Oleh BPKD proses tersebut ditenggat rampung hari ini. Nantinya SP2D tersebut akan diberikan kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) guna pencairan dana.  

"Sebagian kita masih kerjakan SP2D nya untuk pembayaran. Yang jelas terbayarkan itu sudah hampir separuh dari total hutang pemkot ke kontraktor," ujarnya. 

Saat dikonfirmasi mengenai pembayaran yang sudah terealisasi terhadap kontraktor, Frans Micha selaku Ketua Forum Komunikasi Pengusaha Lokal Bontang (FKPLB) membenarkan hal tersebut. Pembayaran terhadap kontraktor sudah 40 persen.

"Hingga hari ini tanggal 9 Maret, informasi dari teman-teman terkait pembayaran itu memang betul sudah sekitar 40 persen sudah dibayar," ucapnya. 

Frans berharap, besok pembayaran tersebut dapat selesai hingga seratus persen. Karena menurutnya, tanggal 10 besok banyak rekanan kontraktor yang sudah jatuh tempo tagihan dari Bank.

Frans melanjutkan, kemoloran pembayaran ini berimbas dengan meningkatnya bunga bank. FKPLB mengakui, bunga bank terus berjalan hingga pengusaha melunasi pinjaman mereka. Bahkan ia memprediksi apabila pelunasan dari pemerintah dilakukan per triwulan tahun ini, tidak ada keuntungan yang diterima pengusaha.

Tak hanya itu, sebagian pengusaha mengkhawatirkan jaminan mereka, seperti rumah, kendaraan dan barang lainya akan disita bank. Pasalnya, pengusaha harus menggadaikan jaminan ke debitur untuk memodali pekerjaan yang diterima. 


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :