PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Banyak Klaim Lahan, Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Terancam Mandek

Home Berita Banyak Klaim Lahan, Pemba ...

Banyak Klaim Lahan, Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Terancam Mandek
Jaringan pipa transmisi air baku sistem wilayah Sekerat, Kecamatan Bengalon dan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Maloy. (ist)

EKSPOSKALTIM, Kutim - Proyek pembangunan jaringan pipa transmisi air baku sistem wilayah Sekerat, Kecamatan Bengalon dan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Maloy masuk dalam proyek multiyears contract (MYC) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim 2016-2018. 

Hal ini disampaikan Bidang Sumber Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat Provinsi Kaltim Prihananto saat rakor yang digelar di Ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim Rabu (12/04) siang tadi. 

Dijelaskan, pada spesifikasi teknis pipa transmisi air baku sepanjang 30,6 kilometer, dengan kapasitas 2 x 200 liter/detik. Dengan pendanaan jaringan pipa transmisi melalui Bidang Sumber Daya Air senilai Rp 147 M, sedangkan pembangunan SPAM Maloy melalui Bidang Cipta Karya senilai Rp 183 M. 

Untuk progres pembangunan proyek ini pada 2013-2014, telah terbangun bendungan, perkuatan tebing mata air di sekerat sebagai sumber air baku, serta jalan akses sepanjang 575 meter, sementara di 2016 tahap pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa tramisi air baku HDPE 560 mm, sepanjang 30.600 meter, pompa intake kapasitas 250 liter/ detik sebanyak 2 unit, genset kapasitas 360 Kva, Pembuatan rumah pompa intake. 

"Progress kini di bulan maret 2017 adalah realisasi 24,891 persen, rencana 19, 788 persen, deviasi 5,103 persen," jelasnya. Sementara itu untuk kendala yang dialami, sebagian jaringan pipa transmisi yang melewati areal latihan tempur TNI Angkatan Laut sepanjang 2 kilometer lahan belum bebas. 

"Masih banyak lahan yang belum dibebaskan, di areal bendungan seluas 2 hektar, dilokasi bangunan booster pump 1 seluas 2.500 m2, areal pump 2 seluas 2.500 m2," paparnya. 

"Maka untuk itu agar proyek ini berjalan lancar kami berharap pemerintah bisa membantu, karena telah banyak masyarakat mengaku-ngaku lahan tersebut miliknya," sambungnya. 


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :