PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Neni Siap Tampung Aspirasi Penolakan Kenaikan Tarif Air di Kantor Wali Kota Bontang

Home Berita Neni Siap Tampung Aspiras ...

Neni Siap Tampung Aspirasi Penolakan Kenaikan Tarif Air di Kantor Wali Kota Bontang
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni didampingi Dirut PDAM Tirta Taman Suramin saat menggelar jumpa pers terkait kenaikan tarif air, di Rujab Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Minggu (7/5) sore. (Ekspos Kaltim/Boy)

EKSPOSKALTIM, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menggelar jumpa pers di Rumah Jabatan (Rujab) Jalan Awang Long Kelurahan Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara, Minggu (7/5) sore.

Sejumlah tanggapan disampaikan oleh Wali Kota didampingi Dirut PDAM Tirta Taman Suramin terkait rencana unjuk rasa penolakan tarif air oleh Aliansi Masyarakat Bontang Menggugat (AMBM), besok (8/5). 

Sesuai rencana AMBM akan menurunkan sekira 1.000 orang untuk menolak kenaikan tarif PDAM per 1 April lalu. Selain di Rujab, aksi juga akan digelar Kantor PDAM Tirta Taman. “Saya sudah mendengar terkait aksi demo itu,” jelas Neni tanpa menerangkan sejak kapan mendapat informasi tersebut.

Neni menanggapi santai demo yang akan dilakukan AMBM. Ia juga mengatakan, akan siap menerima demo dari kalangan mana saja. Menurutnya, setiap aksi demo merupakan hak masyarakat.

"Kita pasti terima siapa pun itu. Selama ini saya tidak pernah menolak jika ada aksi demo dari masyarakat," ucapnya. Namun Neni meminta agar peserta aksi tidak melakukan demonstrasi di depan Rujab Wali Kota.

Ia lebih mengarahkan agar penyampaian aspirasi dilakukan di Kantor Wali Kota Bontang di kawasan Bontang Lestari. "Silahkan di kantor Wali Kota saja, bukan di Rujab. Kalau di Rujab itu urusan pribadi," ujarnya.

Menanggapi itu, Koordinator AMBM Muqrim memastikan tak akan menyurutkan niatan pihaknya untuk menggelar aksi.

Muqrim menegaskan pihaknya tetap akan melakukan aksi damai di depan Rujab Wali Kota Bontang. "Kita melakukan aksi ini bukan di rumah pribadi. Rujab kan berasal dari uang rakyat bukan uang pribadi," ungkapnya.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :