EKSPOSKALTIM.com, Sangatta - Tetua Adat Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) hadir dalam acara pagelaran Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutai Timur 2018 di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantar Timur, Rabu (24/10/2018) malam tadi.
Kedatangan Tetua Adat Minahasa pada event akbar tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi Kepala Adat Besar Kutai Timur, Sayyid Abdal Nanang Al Hasani.
Baca juga: Pelbagai Olahraga Tradisional Semarakkan Hari Kedua Pesta Adat Pelas Tanah 3
“Malam ini kita merasa terhormat karena kedatangan Tetua Adat Minahasa untuk menyaksikan langsung pesta adat kita,” ujar Abdal Nanang saat menyaksikan penampilan tarian paguyuban Kerukunan Keluarga Kawanua Kabupaten Kutim, Taman Bersemi Sangatta, Kutim, Rabu (24/10) malam.
Ia pun mengungkapkan keinginannya memenuhi undangan Lembaga Adat Minahasa, untuk berkunjung ke Minahasa Sulawesi Utara sebagai kunjungan balasan saat pagelaran Adat di Minahasa pada 2019 nnti.
“Saya juga akan ke Sulawesi Utara, untuk membalas kunjungan beliau,” ungkapnya.
Sementara, Tetua Adat Minahasa, Tonaas Taroreh mengungkapkan kekagumannya terhadap pagelaran Pesta Adat Kutim yang menurutnya menjadi ajang silaturrahmi bagi lintas etnis di Kutim.
"Saya pikir ini sangat baik, karena menjadi ajang silaturrahmi dan tempat untuk memperkenalkan adat dan budaya," katanya.
Hingga malam ketiga pagelaran Pesta Adat Pelas Tanah, berbagai tarian nusantara tetap ditampilkan. Paguyuban KKSU merupakan peserta terakhir yang menampilkan tariannya. Bahkan, tetua adatnya ikut tampil dalam tarian itu.
Baca juga: Tarian Nusantara Menambah Semarak Malam Kedua Pesta Adat Pelas Tanah 3
Sebelumnya, Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutai timur 2018 secara simbolis dibuka Bupati Kutai Timur, yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rupiansyah dengan melakukan pemukulan alat musik jimbe bersama Kepala Adat Besar Kutai Sayyid Abdal Nanang Al Hasani didampingi ketua panitia Rustam Effendi Lubis.
Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutai Timur 2018 ini digelar sejak tanggal 21 hingga 28 Oktober 2018. Disemarakkan dengan berbagai kegiatan dan pertunjukan seperti musik dangdut, festival tari nusantara, serta berbagai lomba olah raga tradisional.
Sebanyak 28 etnis dari paguyuban terlibat dalam kepanitian untuk mengsukseskan pesta adat 2018 tersebut.
Video Pemkot Gelar Sosialisasi dan Bimtek Penginputan Data LKIP pada E-Sakip
ekspos tv

