Denpasar, EKSPOSKALTIM – Pakar kebugaran I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha, atau Ade Rai, membagikan tiga kebiasaan sehat untuk mencegah perut buncit. Pendekatannya sederhana: makanan, olahraga, dan pengelolaan emosi.
“Bahasa sederhananya itu makan, olahraga, dan istirahat yang cukup serta teratur,” kata Ade Rai di Denpasar, Bali, dikutip Minggu (10/8).
Untuk urusan makanan, ia menekankan pentingnya mengendalikan konsumsi karbohidrat dan gula berlebihan. Gula yang dikonsumsi terus-menerus, kata dia, dapat memicu penyakit seperti diabetes, yang kemudian bisa berdampak pada mata, kulit, dan menurunkan daya tahan tubuh.
“Karbohidrat itu tidak salah. Yang salah kalau kita tidak punya toleransi terhadap karbo, misalnya tidak pernah latihan beban, tidak pernah olahraga, atau malas bergerak,” ujarnya.
Menurutnya, asupan protein perlu menjadi prioritas karena berperan sebagai fondasi memperkuat tubuh. Namun, konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2022 menunjukkan konsumsi per kapita per hari untuk kelompok ikan/udang/cumi/kerang hanya 9,58 gram, daging 4,79 gram, dan telur serta susu 3,37 gram.
Protein bisa berasal dari sumber nabati seperti sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, maupun dari sumber hewani seperti telur, susu, daging ayam, dan daging merah. Cara pengolahannya pun bisa bervariasi — direbus, dikukus, dibakar, dipanggang, atau diguling — agar tidak membosankan.
Pria berdarah Bali berusia 55 tahun itu kini juga menjadi duta makanan ayam guling Enakko, yang mengkampanyekan pola hidup sehat melalui peningkatan konsumsi protein masyarakat. “Ini sesuai keinginan untuk kampanye pola hidup sehat dengan meningkatkan konsumsi protein masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Untuk olahraga, Ade Rai menyarankan mulai dari aktivitas ringan hingga latihan beban. Sementara itu, pengelolaan emosi dilakukan dengan mengatur stres atau beban pikiran.
Selain tiga kebiasaan utama tadi, perut buncit juga bisa dicegah dengan berpuasa, memilih lemak yang sehat, berolahraga pagi sebelum makan, memprioritaskan latihan beban untuk mengencangkan otot, serta memastikan waktu istirahat yang cukup.

