EKSPOSKALTIM, Bontang- Hujan yang disertai angin kencang, Senin (13/3) malam mengakibatkan satu rumah rusak parah. Atap rumah warga di Jalan Kerikil RT 13 Kelurahan Bontang Kuala beterbangan dihantam angin puting beliung.
Pemilik rumah, M Thoifuri Romdhon (33) berharap pada bantuan pemerintah untuk merenovasi rumahnya. Kondisi rumahnya yang diperkirakan 80 persen mengalami kerusakan, kini tidak layak lagi dihuni.
Thoifuri mengaku menginapkan istri dan dua anaknya pada tetangga terdekat sebelum perbaikan rumahnya dilakukan.
“Istri dan anak-anak saya titip dulu, karena rumah saya sudah tidak ada atapnya lagi. Apalagi anak bungsu saya baru berusia 5 bulan. Maka harus mendapatkan tempat tinggal yang layak,” paparnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (14/3) siang.
Profesi sebagai buruh bangunan membuat Thoifuri hanya mampu membangun rumah berukuran 7 x 8 meter dengan bahan seadanya menggunakan papan.
“Saya membutuhkan bantuan material saja. Ini mungkin tidak membutuhkan biaya yang begitu besar. Kalau untuk perbaikannya saya bisa lakukan sendiri, semoga saja pemerintah dapat membantu,” harapnya.
Menanggapi hal itu Lurah Bontang Kuala Wahyuni mengatakan, telah melihat langsung ke lokasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang.
“Kami sudah tinjau, melihat kondisi rumah memang butuh bantuan renovasi. Kami juga langsung berkoordinasi oleh Dinas Sosial agar secepatnya diberikan bantuan,” katanya, usai kunjungan ke lokasi rumah Thoifuri.
Wahyuni menambahkan, usulan bantuan akan disampaikan kepada pemerintah. Mengingat, Kelurahan Bontang Kuala mendapat jatah perumahan gratis dari Pemkot Bontang.
“Kita usahakan lewat situ, Jika tidak bisa. kami akan usahakan melalui jalur lain,” tutupnya.

