Laut di timur Berau kembali menunjukkan aktivitas tektoniknya. Gempa dangkal bermagnitudo 4,3 yang dipicu Sesar Aktif Maratua dirasakan warga pesisir.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Wilayah pesisir Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu (25/7) sore pukul 17.53 WIB.
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter pembaruan dengan magnitudo 4,3.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,69° LU dan 119,01° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 187 kilometer arah timur Berau, Kaltim, dengan kedalaman hiposenter dangkal mencapai 26 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif Maratua," ujar Rasmid dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7).
Dirasakan hingga Biduk-Biduk
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) serta laporan dari masyarakat, gempa bumi ini memicu guncangan yang dirasakan di wilayah Kecamatan Biduk-Biduk dengan skala intensitas II MMI.
Skala II MMI mengindikasikan getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Hingga saat ini tidak terdapat laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat guncangan gempa bumi tersebut," lanjut Rasmid.
Selain itu, BMKG mencatat hingga pukul 18.34 WIB, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Berau dan sekitarnya, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG juga mengingatkan publik untuk senantiasa memperbarui informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi



