PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Cuaca Kalimantan Didominasi Awan dan Udara Kabur, Banjarmasin Waspadai Asap

Home Berita Cuaca Kalimantan Didomina ...

Mayoritas kota besar di Indonesia diperkirakan berada di bawah dominasi awan tebal pada Kamis (3/9/2026). Di Kalimantan, Samarinda diprediksi berawan, sementara Banjarmasin masih berpotensi mengalami kabut asap di tengah musim karhutla.


Cuaca Kalimantan Didominasi Awan dan Udara Kabur, Banjarmasin Waspadai Asap
ILUSTRASI karhutla. Foto: antara

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan hingga berawan tebal akan mendominasi sebagian besar kota besar di Indonesia pada Kamis (3/9).

Prakirawan BMKG Miftah Ali menyebutkan kondisi tersebut berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, seluruh Pulau Jawa, hingga Kota Samarinda di Kalimantan Timur.

“Potensi cuaca berawan tersebut berpeluang menyelimuti langit di wilayah Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, seluruh kawasan Pulau Jawa, serta Samarinda,” ujar Miftah dalam siaran prakiraan cuaca BMKG.

Selain tutupan awan, BMKG juga memantau potensi udara kabur di sejumlah wilayah seperti Pekanbaru, Bandar Lampung, Pontianak, dan Palangka Raya.

Sementara itu, Banjarmasin menjadi salah satu kota yang masih berpotensi mengalami asap atau kabut, seiring meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan dalam beberapa pekan terakhir.

BMKG juga memprakirakan hujan ringan berpeluang turun di Banda Aceh, Medan, dan Bengkulu. Adapun hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

Untuk kawasan Indonesia timur, hujan ringan diperkirakan mengguyur Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya.

Sementara itu, cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan mendominasi wilayah Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, dan Merauke.

BMKG juga mencatat potensi udara kabur di Manokwari serta kemungkinan munculnya asap atau kabut di Nabire.

Prakiraan tersebut muncul di tengah musim kemarau yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat masih berjuang menghadapi dampak karhutla yang memicu penurunan kualitas udara.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi Info BMKG maupun kanal resmi BMKG karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.

“Untuk informasi cuaca yang lebih lengkap dan diperbarui setiap jam, masyarakat dapat memantau aplikasi Info BMKG dan akun media sosial @infobmkg,” kata Miftah. 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :