Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kembali mencatat aktivitas gempa bumi di Kalimantan Timur setelah guncangan Magnitudo 3,1 terdeteksi di wilayah timur laut Bontang, Jumat petang.
EKSPOSKALTIM, Samarinda – Aktivitas gempa bumi kembali terdeteksi di wilayah Kalimantan Timur. Berdasarkan informasi cepat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terbaru berkekuatan Magnitudo 3,1 terjadi pada Jumat (22/5/2026) pukul 17.42 WIB.
BMKG mencatat episenter gempa berada di koordinat 0,94 Lintang Utara dan 118,43 Bujur Timur, atau sekitar 140 kilometer timur laut Bontang, Kalimantan Timur, dengan kedalaman dangkal sekitar 8 kilometer.
“Informasi Gempa Magnitude:3.1, 22-May-2026 17:42:22 WIB, Lok: 0.94 LU - 118.43 BT, 140 km Timur Laut BONTANG-KALTIM, Kedalaman: 8 km,” tulis BMKG dalam laporan awalnya.
Meski demikian, gempa tersebut dilaporkan BMKG tidak dirasakan masyarakat dan hanya terekam melalui alat pencatat aktivitas seismik.
BMKG juga mengungkapkan bahwa aktivitas gempa ini diduga berkaitan dengan pergerakan Sesar Sangkulirang yang berada di kawasan timur Kalimantan.
“Sesar ini termasuk sesar yang cukup aktif di wilayah Kalimantan Timur,” jelas BMKG.
BMKG menegaskan informasi tersebut merupakan data awal yang mengutamakan kecepatan, sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring proses pemutakhiran data.
Sebelum gempa terbaru di wilayah Bontang, aktivitas seismik juga tercatat terjadi di sejumlah titik lain di Kalimantan Timur dalam sepekan terakhir.
Pada Jumat dini hari (16/5/2026), gempa Magnitudo 2,8 terdeteksi di wilayah 18 kilometer barat daya Paser dengan kedalaman 6 kilometer.
Sehari berselang, Sabtu malam (17/5/2026), BMKG kembali mencatat gempa Magnitudo 2,7 di wilayah 175 kilometer timur Berau dengan kedalaman 10 kilometer.
Rangkaian gempa terbaru ini menambah daftar aktivitas seismik yang sebelumnya juga sempat terjadi di Kalimantan Timur pada awal Mei 2026.
Pada 1 Mei lalu, BMKG mencatat sedikitnya tiga gempa berbeda di sekitar wilayah Kutai Timur dan perairan dekat Bontang dalam rentang waktu yang sama. Salah satunya gempa Magnitudo 2,9 di wilayah 51 kilometer barat daya Kutai Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Sebelumnya lagi, pada 20 April 2026, gempa tektonik Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Karangan, Kutai Timur. Analisis BMKG kala itu menyebut gempa dipicu aktivitas Sesar Sangkulirang dengan kedalaman 10 kilometer.
Hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa terbaru tersebut. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi untuk menghindari kesimpangsiuran informasi terkait aktivitas gempa bumi di Kalimantan Timur.



