PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Viral TNI Disebut Begal Mahasiswa di Balikpapan, Bantahan Kodam Mulawarman: Cekcok Jalanan

Home Berita Viral Tni Disebut Begal M ...

Narasi viral yang menyebut prajurit Tentara Nasional Indonesia menjadi pelaku begal di Balikpapan dibantah Kodam VI/Mulawarman yang menyatakan insiden itu bermula dari perselisihan jalanan. 


Viral TNI Disebut Begal Mahasiswa di Balikpapan, Bantahan Kodam Mulawarman: Cekcok Jalanan
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo. Foto: Ekspos/Erik

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Kabar dua prajurit TNI diduga melakukan aksi pembegalan terhadap seorang mahasiswa di kawasan Karang Jati, Balikpapan Utara, merebak di jagat maya.

Informasi tersebut bermula dari laporan seorang mahasiswa berinisial YS (22) ke Polsek Balikpapan Utara pada Senin dini hari, 30 Maret 2026 silam. Meski insidennya sudah terjadi akhir Maret, informasi tersebut baru mendadak viral di media sosial, setidaknya sejak Rabu (20/5/2026).

Dalam laporan awal di Polsek Balikpapan Utara, mahasiswa ini mengaku diadang, dikeroyok, dan kehilangan sebuah jam tangan saat hendak keluar dini hari untuk membeli bensin.

Penyelidikan awal kepolisian lewat rekaman CCTV di sekitar Jembatan Karang Jati sempat mengarah pada keterlibatan militer setelah melacak plat nomor kendaraan yang digunakan di TKP.

Dikonfirmasi media ini, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, membantah keras narasi tersebut. Ia memastikan bahwa kasus tersebut murni kasus perselisihan lalu lintas.

"Narasi yang menyebut anggota TNI menjadi pelaku begal itu tidak benar. Itu hoaks," tegas Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, Kamis (21/5/2026).

Duduk Perkara: Dipicu Perselisihan Lalu Lintas

Gatot menerangkan peristiwa yang memicu tudingan serius tersebut sebenarnya terjadi pada akhir Maret 2026 lalu. Saat itu, dua anggota TNI yang bertugas di Kesdam VI Mulawarman sedang melintas berboncengan di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah.

"Tiba-tiba ada motor yang menyalip mereka. Karena kendaraan sempat nyaris tersenggol, kedua anggota ini kemudian melakukan pengejaran," ungkap Gatot meluruskan kronologi di lapangan.

Setelah berhasil dikejar, sempat terjadi adu mulut di pinggir jalan antara kedua anggota TNI tersebut dengan para remaja pengendara motor. Situasi yang tidak terkendali, kata dia, berujung pada aksi pemukulan yang dilakukan oleh salah satu anggota TNI.

Kejadian tak terduga lain dalam kasus ini terungkap saat proses mediasi internal dilakukan oleh pihak Kodam.

"Belakangan baru diketahui bahwa remaja yang menjadi korban pemukulan tersebut ternyata merupakan anak dari seorang anggota TNI yang juga aktif berdinas di lingkungan Kodam VI Mulawarman," lanjutnya.

Sudah Dimediasi Damai

Gatot menegaskan kasus salah paham di jalan raya ini sebenarnya sudah ditangani secara internal melalui jalur mediasi. Pihak Kodam juga telah mempertemukan kedua belah pihak keluarga untuk menyelesaikan perselisihan tersebut secara kekeluargaan dan kedua belah pihak sepakat berdamai.

Meski demikian, Gatot menjamin sanksi disiplin militer terhadap anggotanya tetap berjalan profesional. Prajurit yang terbukti melakukan tindakan fisik kini telah ditahan dan diperiksa intensif oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) VI Mulawarman.

"Kami memastikan setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI tidak akan pernah ditutupi. Jika ada anggota yang terbukti bersalah secara hukum disiplin, kami pastikan akan ditindak tegas. Kami jamin itu," pungkasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :