Jumat, 13 Februari 2026 13:08 WITA
EKSPOSKALTIM, Jakarta - Harga emas batangan bergerak tak seragam pada perdagangan Jumat pagi. Produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat turun tajam Rp43.000 menjadi Rp2.904.000 per gram pada pukul 08.56 WIB. Penurunan ini turut menyeret harga beli kembali (buyback) ke level Rp2.688.000 per gram.
Sementara itu, harga emas yang dipasarkan melalui Pegadaian menunjukkan posisi berbeda. Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian pukul 08.05 WIB, emas UBS berada di angka Rp3.008.000 per gram dan Galeri24 di Rp2.992.000 per gram. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.
Untuk produk Antam, rincian harga terbaru antara lain: 0,5 gram Rp1.502.000; 1 gram Rp2.904.000; 2 gram Rp5.748.000; 3 gram Rp8.597.000; 5 gram Rp14.295.000; 10 gram Rp28.535.000; 25 gram Rp71.212.000; 50 gram Rp142.345.000; 100 gram Rp284.612.000; 250 gram Rp711.265.000; 500 gram Rp1.422.320.000; hingga 1.000 gram Rp2.844.600.000.
Adapun Galeri24 dijual dalam pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga 0,5 gram tercatat Rp1.570.000; 1 gram Rp2.992.000; 2 gram Rp5.912.000; 5 gram Rp14.671.000; 10 gram Rp29.265.000; 100 gram Rp290.700.000; 500 gram Rp1.449.927.000; dan 1.000 gram Rp2.899.853.000.
Sementara emas UBS tersedia dalam kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram. Harga 0,5 gram Rp1.626.000; 1 gram Rp3.008.000; 2 gram Rp5.970.000; 5 gram Rp14.751.000; 10 gram Rp29.348.000; 100 gram Rp292.184.000; 250 gram Rp730.245.000; dan 500 gram Rp1.458.775.000.
Transaksi pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Untuk penjualan kembali ke Antam dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan pajak tersebut langsung diperhitungkan dalam nilai transaksi.
Di tengah kondisi geopolitik global yang belum sepenuhnya stabil, emas dinilai tetap menjadi instrumen lindung nilai. Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia, Jeffrey Thumewa, mengatakan emas masih menjadi pilihan investasi yang relatif aman.
“Investasi emas tetap lebih bagus. Karena kadang kala, kalau kita beli barang lain tidak bisa seperti emas yang situasinya bisa naik,” ujarnya saat membuka Jakarta Jewellery Fair 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.


